Wawali Apresiasi Pedas Puas Festival, UMKM Raup Transaksi Rp2,5 Miliar

  • 08 Jun 2026 11:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Pedas Puas Festival (PPF) 2026 sukses menjadi magnet bagi masyarakat sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Samarinda. Selama tujuh hari penyelenggaraan, festival kuliner tersebut mencatat transaksi non-tunai mencapai sekitar Rp2,5 miliar dan melibatkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, yang menghadiri malam penutupan dan apresiasi tenant Pedas Puas Festival 2026 di halaman GOR Segiri, Minggu 7 Juni 2026 malam. Dalam kesempatan itu, Saefuddin bahkan turut menghibur pengunjung dengan menyumbangkan dua lagu yang disambut meriah oleh masyarakat.

Pedas Puas Festival merupakan agenda tahunan yang digagas Seven Promosindo bersama Project Main. Tahun ini, festival mengusung tema Pesta Pedas 7 Hari 7 Malam dan menghadirkan 53 tenant kuliner yang terbagi dalam zona "Pedas" dan "Pemadam Kepedasan", serta diramaikan berbagai hiburan dan kompetisi makan pedas.

Saefuddin mengatakan tingginya antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM menunjukkan ekonomi kerakyatan di Samarinda terus bergerak positif. Menurutnya, festival semacam ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan pelaku ekonomi lokal.

“Antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM sangat luar biasa. Ini menunjukkan ekonomi kerakyatan di Kota Samarinda terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya dilansir dari rilis Pemkot Samarinda.

Ia menilai capaian transaksi sebesar Rp2,5 miliar menjadi indikator positif daya beli masyarakat yang masih terjaga, khususnya pada sektor kuliner dan produk UMKM. Selain itu, festival juga menjadi ruang promosi yang efektif bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Samarinda, lanjut Saefuddin, mendukung penyelenggaraan kegiatan serupa secara berkelanjutan. Menurutnya, semakin banyak ruang promosi dan transaksi yang tersedia bagi UMKM, semakin besar pula kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berlanjut. Ketika UMKM berkembang, ekonomi kerakyatan akan semakin kuat dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda,” katanya. (MAF/ASYA/KMF-SMR | )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....