Kaltim Perkuat UMKM Hadapi Dampak Geopolitik Global Dunia
- 07 Apr 2026 17:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Dinamika geopolitik global mulai dirasakan dampaknya hingga ke sektor ekonomi daerah. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kalimantan Timur menilai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor paling rentan terhadap gejolak tersebut.
Kepala Bidang Perdagangan DPPKUKM Kaltim, Ali Wardana, melansir rilis Pemprov Kaltim pada Selasa 7 April 2026 mengatakan, ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan dunia berdampak langsung pada stabilitas ekonomi, terutama melalui kenaikan harga bahan baku dan terganggunya rantai pasok. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi UMKM yang masih bergantung pada bahan impor dan distribusi yang stabil.
“Fluktuasi harga dan keterbatasan pasokan membuat UMKM kita harus beradaptasi lebih cepat. Ini bukan hanya soal bertahan, tapi bagaimana tetap berkembang di tengah tekanan global,” ujarnya.
Sebagai langkah strategis, DPPKUKM Kaltim mendorong pelaku UMKM untuk mulai beralih menggunakan bahan baku lokal. Selain itu, peningkatan kualitas produk melalui inovasi serta pemanfaatan platform digital dinilai menjadi kunci dalam memperkuat daya saing.
Ali juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga lembaga keuangan. Dukungan berupa akses pembiayaan, pelatihan, dan perluasan pasar menjadi faktor penting agar UMKM mampu bertahan di tengah ketidakpastian global.
Sementara itu, akademisi dari Universitas Mulawarman, Zainal Abidin memaparkan strategi mitigasi risiko bagi pelaku usaha. Ia menilai, di balik tantangan geopolitik, masih terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan UMKM, terutama dalam memperluas pasar domestik dan meningkatkan substitusi produk impor.
“Momentum ini bisa menjadi titik balik bagi UMKM untuk lebih mandiri, terutama dengan memperkuat produk lokal yang kompetitif,” katanya.
Melalui forum ini, diharapkan pelaku UMKM di Kalimantan Timur tidak hanya mampu bertahan menghadapi tekanan global, tetapi juga semakin adaptif dalam membaca peluang, sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....