Pelaku UMKM Paser Keluhkan Pinjaman Yang Belum Cair
- 31 Jan 2026 19:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser: Bupati Paser, Fahmi Fadli, terus berupaya dalam menjalankan 11 program "Paser TUNTAS (Tangguh, Unggul, Tranformatif, Adil dan Sejahtera)", salah satunya yakni kredit 0 persen bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) salam masa kepemimpinannya.
Namun diketahui program Kredit Paser Tuntas yang launching sejak 2025 lalu dengan bunga nol persen itu, hingga kini tidak sedikit pelaku UMKM yang mengeluhkan keterlambatan proses pencairan dalam mengajukan pinjaman.
Di mana, dalam hal ini Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Paser, sebagai jembatan bagi pelaku UMKM untuk mengajukan pinjaman tersebut.
Salah satu pelaku UMKM di Kecamatan Tanah Grogot, Muliyati, mengaku hingga kini pinjaman yang diajukannya sejak launching program tersebut belum juga adanya pencairan pinjaman modal usaha.
"Saya sudah mengajukan pinjaman dari bulan Oktober 2025. Tapi sampai sekarang ini juga belum ada di survei. Enggak ada kabar-kabarnya juga, kami selalu menunggu kepastiannya. Setiap Kami bertanya sama teman, "Sudah cair kah?" Belum. Sudah disurvei kah? Belum. Jadi kita sering bertanya-tanya terus. Kapan cairnya ini," ujar Muliyati, saat ditemui rri.co.id, Sabtu 31 Januari 2026.
Dirinya pun mengaku setiap bertanya kepada rekan-rekan pedagang yang lain, juga mendapatkan kabar yang sama belum adanya pencairan.
Apalagi, untuk mengembangkan usahanya itu, Mulyati mengajukan pinjaman sebesar Rp50 juta. Namun sampai saat ini, pinjaman nol persen juga tak kunjung cair.
"Terus sampai sekarang ini kami tunggu-tunggu ke sini enggak ada juga kabar, enggak ada juga info-info. Selalu menunggu dan selalu bertanya terus. Ada yang bilang sudah ada yang cair. Ada yang bilang memang bertahap. Tapi sampai sekarang enggak ada juga jawaban-jawabannya dari teman-teman kita ini," katanya.
Mulyati yang akrab dikenal dengan sebutan 'Acil Buras' itu, mengatakan modal usaha 50 juta itu rencananya akan digunakan untuk mengembangkan usahanya.
Namun dengan tak kunjung cairnya pinjaman itu, membuatnya cukup kesusahan menyiapkan bahan-bahan dagangan. Mengingat dalam beberapa pekan lagi juga bakal memasuki Bulan Suci Ramadhan.
"Ya, agak mengganggu sih karena kita mengharap itu kan kita mau bikin buat usaha. Mengembangkan usaha buat jualan. Apalagi dekat puasa jadi kita mengharap betul tapi enggak ada juga informasi dikabarin sudah cair kah atau tunggu apa kah. Jadi kami selalu mengharap terus," ujar Mulyati.
Mewakili rekan-rekan UMKM di Paser, khususnya Tanah Grogot, Mulyati berharap proses pencairan modal pinjaman usaha ini dapat segera direalisasikan dan di cairkan, agar para pedagang bisa merasakan manfaat dari program Bupati Paser, sekaligus menghidupkan gairah UMKM di Bumi Daya Taka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....