Strategi Hello Print Inn Tingkatkan Level Visual UMKM

  • 24 Jan 2026 19:02 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Industri percetakan di Samarinda kini tidak lagi sekadar mencetak dokumen, melainkan telah bertransformasi menjadi mitra strategis bagi pertumbuhan UMKM. Hello Print Inn, yang berlokasi di Jalan S. Parman, hadir membawa standar kualitas industri besar ke tingkat lokal demi meningkatkan daya saing kemasan produk daerah.

Fransiska Wijaya, Direktur Hello Print Inn, mengungkapkan bahwa bisnis yang ia rintis bersama sahabatnya sejak Maret 2020 ini fokus pada inovasi kemasan. Menurutnya, visual produk adalah faktor utama yang menentukan keputusan konsumen dalam membeli sebuah barang.

"Kami ingin menaikkan level packaging UMKM di Samarinda agar kualitasnya setara dengan apa yang ada di Jakarta," ujar Fransiska dalam dialog Teras UMKM di RRI Samarinda dikutip pada hari Kamis, 22 Januari 2026. Ia melihat peluang besar saat pandemi karena banyak masyarakat mulai berbisnis dari rumah dan membutuhkan identitas visual.

Dalam operasionalnya, Print Inn mengandalkan mesin-mesin otomatis untuk menjaga kecepatan produksi. Inovasi produk yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari corrugated box kustom, buku menu tahan air, hingga kartu E-Money dengan tekstur cetak timbul yang unik.

Fransiska menekankan bahwa kualitas adalah harga mati yang tidak bisa ditawar demi memenangkan pasar. Ia memilih untuk tidak terjebak dalam perang harga dengan kompetitor, melainkan lebih menonjolkan kekuatan desain dan ketahanan material produk yang dihasilkan.

"Prinsip kami adalah if you can think it, we can ink it. Apapun imajinasi pelanggan, kami berusaha merealisasikannya," tambahnya. Hal ini membuat Print Inn dipercaya oleh banyak klien besar, termasuk hotel berbintang dan berbagai instansi di Samarinda.

Keberhasilan Hello Print Inn bertahan selama enam tahun juga didasari oleh manajemen internal yang transparan. Kejujuran antar mitra bisnis dan dukungan penuh keluarga menjadi fondasi kuat bagi perusahaan yang kini telah mempekerjakan 12 orang karyawan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....