Realisasi Pendapatan APBN Turun, DJPb Kaltim Percepat Pengadaan Barang dan Jasa
- 31 Mar 2026 14:11 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Timur mendorong percepatan pengadaan barang dan jasa untuk menjaga realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di Kalimantan Timur tetap berjalan optimal.
Langkah ini dilakukan menyusul realisasi pendapatan APBN regional yang hingga 28 Februari 2026 tercatat Rp2,80 triliun atau baru 6,4 persen dari target Rp43,88 triliun. Angka realisasi ini juga tercatat lebih rendah 4,84 persen dibandingkan Februari 2025.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah DJPb Kaltim, Tjahjo Purnomo, dalam konferensi pers di Kantor DJPb Kaltim, Senin, 30 Maret 2026.
“Memang wajar kalau di awal tahun realisasi masih rendah. Apalagi tahun ini awalnya bertepatan dengan puasa dan Lebaran, sehingga hari kerja juga lebih sedikit,” kata Tjahjo.
Karenanya, untuk mempercepat penyerapan anggaran, pemerintah mendorong satuan kerja agar lebih cepat menjalankan proses pengadaan barang dan jasa. Sebab selama ini, kegiatan tersebut sering kali baru berjalan pada pertengahan hingga akhir tahun anggaran.
Padahal, proses pengadaan membutuhkan waktu sehingga sebenarnya dapat dimulai sejak awal tahun.
"Kami sampaikan kepada satker-satker melakukan sosialisasi dan kami juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, kami juga melakukan monitoring," kata Tjahjo.
Pemerintah, lanjut dia, terus mendorong percepatan tersebut agar anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBN dapat segera dimanfaatkan. Percepatan penyerapan anggaran dinilai penting karena belanja pemerintah tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dana yang sudah dialokasikan di APBN kita dorong agar cepat terserap dan memberikan efek berantai kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ketika pemerintah membangun infrastruktur atau menjalankan program belanja, dampaknya tidak hanya terlihat pada hasil pembangunan. Proyek tersebut juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....