Uang Beredar Juni 2026 Capai Rp10.432 Triliun Kredit Terus Meningkat
- 24 Jul 2026 07:58 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang yang beredar di masyarakat terus bertambah pada Juni 2026. Nilai uang beredar dalam arti luas (M2) mencapai Rp10.432,8 triliun, atau tumbuh 8,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan kenaikan uang beredar didorong oleh meningkatnya jumlah uang yang digunakan masyarakat untuk bertransaksi serta bertambahnya simpanan di perbankan.
"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 9,8 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,9 persen (yoy)," ujar Ramdan dalam keterangan resminya, dilansir dari laman Pemprov Kaltim pada Jumat 24 Juli 2026.
Selain itu, penyaluran kredit oleh perbankan juga terus meningkat. Hingga Juni 2026, kredit tumbuh 12,1 persen, lebih tinggi dibandingkan Mei 2026 yang tumbuh 10,8 persen. Kondisi ini menunjukkan bank semakin aktif menyalurkan pinjaman kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Meningkatnya penyaluran kredit menunjukkan perbankan semakin aktif memberikan pembiayaan kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Kondisi ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi dan mendukung pertumbuhan berbagai sektor usaha.
Bank Indonesia juga mencatat tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat masih mengalami pertumbuhan sebesar 10,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, angka tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Mei 2026 yang mencapai 37,4 persen.
Secara keseluruhan, kondisi ini menunjukkan jumlah uang yang beredar di Indonesia masih berada pada tingkat yang cukup untuk mendukung aktivitas ekonomi. Pertumbuhan kredit yang terus meningkat juga menjadi sinyal bahwa kegiatan ekonomi dan pembiayaan usaha tetap berjalan dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....