Gambo Muba, Kain Khas Musi Banyuasin dari Limbah Gambir yang Mendunia
- 13 Jul 2026 14:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Di sebuah sudut Desa Ulak Teberau, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, aroma rebusan getah gambir menguar dari rumah-rumah para perajin. Dari tangan kreatif masyarakat setempat, limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai berhasil diolah menjadi pewarna alami yang mempercantik lembaran kain.
Dari proses sederhana tersebut lahirlah Gambo Muba, kain khas Musi Banyuasin yang kini menjadi simbol kreativitas, kepedulian lingkungan, serta kebanggaan masyarakat daerah.
Dikutip dari Indonesia.go.id, Senin 13 Juli 2026, di tengah perkembangan industri fesyen modern, Gambo Muba hadir dengan konsep berbeda. Kain ini tidak hanya mengandalkan proses produksi berbasis mesin, tetapi menggabungkan tradisi lokal dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Setiap helai kain Gambo Muba menyimpan cerita tentang masyarakat yang mampu melihat potensi alam sekitar dan mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi.
Awalnya, getah gambir hanya menjadi sisa dari proses produksi masyarakat. Namun, warga Kecamatan Babat Toman melihat peluang dari limbah tersebut.
Melalui proses perebusan dan penyaringan, limbah getah gambir kemudian diolah menjadi pewarna alami kain. Bahan tersebut dipadukan dengan unsur alami lainnya sehingga menghasilkan warna khas yang menjadi identitas Gambo Muba.
Warna cokelat tanah, nuansa kayu yang teduh, hingga sentuhan hijau alami menjadi karakter utama kain khas Musi Banyuasin tersebut.
"Gambo Muba ini terbuat dari limbah getah gambir yang dikerjakan oleh masyarakat dan petani gambir di Kecamatan Babat Toman," ujar salah satu pengrajin.
Inovasi tersebut tidak hanya menghasilkan produk fesyen ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Keberadaan Gambo Muba menunjukkan bahwa produk lokal dapat berkembang dengan memanfaatkan potensi alam secara bijak. Penggunaan pewarna alami dari limbah gambir menjadi bentuk nyata upaya menjaga lingkungan sekaligus mempertahankan kearifan lokal.
Kain Gambo Muba kini menjadi salah satu identitas ekonomi kreatif Musi Banyuasin. Produk ini tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya keberlanjutan dalam industri fesyen.
Melalui inovasi para perajin dan dukungan masyarakat, Gambo Muba menjadi bukti bahwa limbah dapat diubah menjadi karya bernilai tinggi yang mampu mengangkat nama daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....