Harga TBS Kelapa Sawit di Paser Menyentuh Rp3.000/Kg
- 14 Jun 2026 16:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser telah mencatat pada Juni 2026 ini harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit telah melampaui harga Rp 3.000 / kilogramnya.
Hal ini dikemukakan Kepala Disbunak Paser, Djoko Bawono, bahwa harga tersebut sudah menyentuh harga yang cukup baik meski diketahui beberapa pekan terakhir mengalami penurunan hingga Rp1.800 / kilogramnya.
"Alhamdulillah ini harga sawit kami kan tim ini pemantau kan ke lapangan. Sudah melaksanakan pemantauan 2 hari terakhir yang pertama ke wilayah Kecamatan Kuaro, ke PT BWS, HSS sama CBSS. Alhamdulillah di atas Rp3.000," ujar Djoko Buwono.
Dalam pemantauan harga TBS kelapa sawit di PTPN, Ia menyebut masih dibawah Rp3.000. Harga ini pun tentunya akan terus dipantau oleh Disbunak Paser.
"Nah, di PTPN ini yang memang harganya belum menyentuh angka Rp3.000. Ya biasalah tidak semudah seperti perusahaan swasta. Mereka pada posisi Rp2.900," ucapnya.
Kendati demikian, Djoko menerangkan kenaikan harga Rp3.000 / Kilogram ini di tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS), bukan di loading. Sebab untuk tingkat loading ramp mengalami kenaikan TBS sedikit lebih murah dari pabrik yang selisihnya Rp.300 karena memerlukan biaya operasional lainnya.
Djoko pum berharap harga TBS kelapa sawit ini bisa terus naik agar para petani lokal daerah bisa turut aman dan sejahtera ke depannya.
"Ya kalau bisa Rp3.000 lebih lah. Biar petani kita juga sejahtera kan," ujar Djoko.
Djoko mengaku hingga kini belum menerima informasi terkait rencana dari Kementerian Pertanian untuk melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 300 perusahaan sawit yang diduga belum menyesuaikan harga pembelian TBS sesuai kondisi pasar.
Hanya saja, Disbunak Paser saat ini akan terfokus pada harga TBS di Bumi Daya Taka secara berkala agar terus bergerak dan membaik, sehingga petani dapat menikmati hasil kenaikan harga sawit yang terjadi di pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....