Perubahan Komunikasi Bisnis di Era Digital, Peluang Besar bagi Generasi Z

  • 04 Mei 2026 05:40 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia bisnis dan cara berkomunikasi. Transformasi ini tidak hanya mengubah pola interaksi, tetapi juga strategi pelaku usaha dalam menjangkau konsumen secara lebih luas dan efektif.

Program talkshow Pro 4 RRI Samarinda pada April 2026 lalu, mengangkat tema perubahan komunikasi bisnis di era digital. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, salah satunya Dosen Ilmu Komunikasi, Ziya Ibrizah, yang memberikan pandangan akademis sekaligus praktis terhadap fenomena tersebut.

Dalam dialog tersebut, Ziya Ibrizah menjelaskan generasi Z merupakan generasi yang lahir dan tumbuh di era digital sehingga sangat akrab dengan teknologi. Kondisi ini membuat berbagai aktivitas, termasuk bisnis dan komunikasi, kini lebih banyak berbasis digital dan dapat dilakukan secara cepat serta efisien.

“Generasi Z itu lahir di era digital, jadi hampir semua aktivitas dilakukan lewat teknologi, dan ini bukan tantangan tapi peluang karena membuat bisnis lebih efisien,” ujarnya, dikutip Senin 4 Mei 2026.

Menurutnya, perkembangan teknologi justru mempermudah pelaku UMKM dalam membangun komunikasi bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Jika sebelumnya pelaku usaha harus menggunakan jasa profesional untuk membuat konten promosi, kini hal tersebut bisa dilakukan secara mandiri hanya dengan memanfaatkan ponsel dan berbagai aplikasi yang tersedia.

Ziya juga menekankan pentingnya storytelling dalam konten promosi sebagai bagian dari strategi komunikasi bisnis. “Storytelling itu penting karena membuat audiens bisa membayangkan dan merasakan produk kita, meskipun hanya melalui konten,” ucapnya.

Namun, ia mengingatkan masih banyak pelaku UMKM yang melakukan kesalahan dengan hanya mengikuti tren tanpa memahami tujuan komunikasi. Fokus berlebihan pada konten viral atau FYP tanpa memperhatikan identitas produk justru dapat mengaburkan pesan yang ingin disampaikan.

Lebih lanjut, Ziya menyebut konten memiliki peran besar dalam meningkatkan jangkauan pasar dan potensi keuntungan. Dengan strategi yang tepat, konten dapat menjangkau ribuan audiens dan menjadi jembatan komunikasi antara pelaku usaha dan konsumen.

Ia menambahkan, konsistensi dalam membuat konten sama pentingnya dengan upaya untuk menjadi viral. “Konten itu tidak boleh dibuat sembarangan, harus dianalisis agar pesan yang disampaikan tepat sasaran dan bisa diterima oleh masyarakat,” ujarnya.

Di akhir, Ziya Ibrizah memberikan pesan kepada pelaku UMKM, khususnya generasi muda, untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah dalam mengembangkan usaha di era digital. Ia menilai, dengan semangat belajar dan pemanfaatan teknologi yang tepat, peluang untuk berkembang akan semakin terbuka luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....