Kecintaan Nanik Cahya dengan Makeup Membuatnya Menggeluti Usaha MUA

  • 28 Mar 2025 06:03 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Di era digital yang serba canggih ini, industri kecantikan telah mengalami transformasi yang signifikan, menciptakan peluang khususnya di bidang makeup artist (MUA). Menjadi seorang makeup artist saat ini tidak hanya tentang keterampilan merias wajah, tetapi juga membutuhkan pemahaman akan tren kecantikan terbaru serta kemampuan untuk membangun brand yang kuat.

Salah satu MUA di Kota Samarinda Nanik Cahya Ningrum memulai usaha jasa makeup ini pada pertengahan tahun 2017 dan telah berkembang pesat berkat keterampilan dan dedikasi Nanik dalam dunia makeup.

Dia menjelaskan usaha jasa makeupnya yang bernama Nanik Cahya Makeup, berawal dari kecintaan Nanik terhadap dunia makeup sejak tahun 2012, ketika ia pertama kali mengikuti kursus makeup. Namun, saat itu ia hanya fokus pada makeup untuk dirinya sendiri. Baru pada tahun 2017, setelah melihat peluang yang menjanjikan di industri MUA, Nanik memutuskan untuk mendalami lebih dalam dan membuka usaha makeup. "Saya mulai kursus lagi dan fokus menjadikan makeup sebagai lahan usaha untuk mencari rejeki. Alhamdulillah, sampai sekarang usaha ini berjalan dengan lancar," ungkap Nanik.

Namun, perjalanan Nanik tidaklah mudah. Salah satu kendala terbesar yang ia hadapi adalah modal. Untuk menjadi seorang makeup artist profesional, biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, terutama untuk membeli alat makeup yang cukup mahal. "Awalnya saya hanya bisa mengumpulkan sedikit-sedikit karena belum banyak klien," tambahnya.

Dalam memasarkan jasa makeup, Nanik memanfaatkan kekuatan media sosial. "Sejak awal, saya memasarkan melalui akun Instagram (@nanik_cahya.makeup) dan Facebook (Nanik Cahya). Saya sering memposting foto dan video hasil makeup, serta kegiatan-kegiatan yang saya lakukan saat merias klien," sebut Nanik. Dengan cara ini, ia berhasil menarik perhatian banyak klien dan membangun reputasi di dunia kecantikan.

Untuk harga, Nanik menawarkan jasa makeup mulai dari Rp 200.000, tergantung pada kebutuhan makeup untuk acara tertentu. "Kebanyakan klien saya menggunakan jasa makeup untuk acara wisuda, menjadi bridesmaid, atau acara tasmiyah," katanya.

Namun, menjadi seorang makeup artist juga menghadirkan tantangan tersendiri. "Salah satu tantangan terbesar adalah menyesuaikan permintaan klien yang belum pernah saya buat sebelumnya. Misalnya, klien meminta makeup dengan referensi yang saya posting, tetapi sebenarnya itu adalah hasil makeup orang lain," ujar Nanik.

Untuk terus meningkatkan kemampuannya, Nanik tidak ragu mengikuti berbagai pelatihan dan event. Salah satu pelatihan yang berkesan baginya adalah ketika ia belajar langsung dengan MUA Ayyun Azzuyyin di Malang. Selain itu, Nanik juga mengikuti event Mahakam Fashion Festival di Lampion Garden. "Di Mahakam Fashion Festival, saya belajar untuk makeup karakter, seperti makeup untuk Carnaval. Ini memberikan ilmu baru karena makeup tidak hanya untuk kecantikan, tetapi juga bisa untuk karakter-karakter tertentu," ungkap Nanik.

Dengan pengalaman yang terus berkembang, Nanik berharap ke depannya Nanik Cahya Makeup dapat semakin maju dan lebih dikenal. "Harapannya, semoga usaha ini bisa lebih maju, lebih dikenal banyak orang, dan lebih dipercaya untuk merias berbagai acara penting," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....