Harga Kakao Tembus 100 Ribu Rupiah Perkilo
- 06 Jan 2025 23:11 WIB
- Samarinda
KBRN, Berau: Petani kakao mendapatkan kabar gembira pasalnya harga jual kako meningkat hingga Rp100 ribu per Kilogram (Kg). Hal ini seperti yang dikatakan Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, bahwa kenaikan harga ini diprediksi akan bertahan dan menguntungkan hingga tahun 2025 ini.
Ia menyebutkan, lonjakan harga kakao ini berdampak positif bagi petani kakao di Indonesia, khususnya di Bumi Batiwaqal.
"Sejak enam bulan lalu, harga biji kakao kering fermentasi di Berau sudah mencapai Rp100 ribu per Kg. Sedangkan biji kakao basah sekitar Rp30 ribu per kg," kata Lita.
Kemudian dirinya menerangkan, kenaikan tersenut lantaran tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan dari negara-negara penghasil utama kakao.
Sebelum harga melonjak, harga kakao grade AA hanya sekitar Rp70 ribu per Kg, sementara kakao basah biasanya dihargai antara Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per Kg.
"Kenaikan ini akibat kelangkaan kakao dan gangguan produksi di negara-negara penghasil utama dan faktor lainya yang dapat mempengaruhi, yakni serangan hama yang sangat merugikan negara penghasil kakao, seperti beberapa negara di Afrika," ucapnya. Selasa (7/1/2025).
Lita mengajak para petani untuk menanam kakao di lahan-lahan yang ada di sekitar rumah mereka. Sebab potensi besar yang dimiliki oleh komoditas kakao menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Berau.
"Kami rekomendasikan menanam kakao tidak perlu jauh-jauh, tapi di samping rumah kalau ada lahan kosong bisa dilakukan. Bertanam kakao memang lebih sulit dan membutuhkan ketelatenan, tetapi hasilnya sangat menjanjikan," ujarnya.
Lita berharap dengan harga yang terus meningkat dapat memotivasi petani untuk menanam kakao, sehingga dengan semangat yang tinggi dari para petani, produksi kakao di Berau dapat lebih meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....