Sekolah Negeri Terapung PHM Perluas Akses Pendidikan Anak Pesisir Anggana
- 14 Sep 2026 07:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) menghadirkan Sekolah Negeri Terapung untuk membantu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah pesisir Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjawab keterbatasan akses transportasi, komunikasi, informasi, dan pendidikan yang masih dihadapi masyarakat di sejumlah desa pesisir.
Head of Communication, Relations & CID PT Pertamina Hulu Mahakam, Achmad Krisna, mengatakan kondisi geografis menjadi salah satu tantangan utama masyarakat di wilayah tersebut. Jarak yang cukup jauh, waktu tempuh yang panjang, serta biaya transportasi yang relatif tinggi membuat akses masyarakat menuju pusat layanan pendidikan dan informasi menjadi terbatas.
Program Sekolah Negeri Terapung dilaksanakan di dua sekolah menengah pertama, yakni SMP Negeri 4 di Desa Tani Baru dan SMP Negeri 6 di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana.
Kehadiran program tersebut diharapkan dapat membantu sekolah dan pelajar memperoleh akses yang lebih baik terhadap teknologi, informasi, serta sarana pendukung pembelajaran.
Sebelum mendapat dukungan dari PHM, SMP Negeri 6 Desa Sepatin telah menjadi sekolah percontohan Google berkat kegigihan para tenaga pendidiknya.
“Ketika menjadi sekolah percontohan Google, berarti mereka harus memanfaatkan internet sebagai koneksinya. Di sana tidak ada. Sehingga ketika ujian, mereka harus ke darat. Mereka harus membawa laptopnya ke darat, mencari internet yang stabil, dengan biaya yang tidak murah. Nah, makanya PHM hadir untuk membantu kualitas pendidikan, akses informasi, akses komunikasi, dan motivasi,” kata Achmad Krisna kepada RRI, Rabu 9 September 2026.
Program Sekolah Negeri Terapung diharapkan membantu sekolah memanfaatkan teknologi secara lebih optimal meskipun berada di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.
Dukungan tersebut tidak hanya menyasar penyediaan fasilitas dan teknologi, tetapi juga diarahkan untuk membangun motivasi serta harapan anak-anak pesisir agar berani melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Keterbatasan akses internet dan transportasi selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelajar di wilayah pesisir. Melalui program tersebut, PHM berupaya menghadirkan dukungan yang memungkinkan proses pembelajaran dan pemanfaatan teknologi berjalan lebih optimal.
Pertamina Hulu Mahakam berupaya menjembatani keterbatasan akses pendidikan, informasi, dan komunikasi bagi masyarakat pesisir Kecamatan Anggana.
Melalui Sekolah Negeri Terapung, program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda di wilayah pesisir untuk mengembangkan potensi, meraih cita-cita, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....