Pemkab Kubar Minta Dukungan Provinsi, Kemantapan Jalan ke Kampung Tertinggal
- 04 Mei 2026 15:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat meminta dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan menuju kampung tertinggal. Permintaan tersebut disampaikan dalam forum perencanaan pembangunan daerah.
Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, mengatakan sejumlah kampung tertinggal di wilayahnya masih membutuhkan akses jalan yang memadai. Kampung tersebut berada di Kecamatan Bongan, yakni Kampung Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung.
Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk membuka aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Yang perlu didukung saat ini adalah fasilitas jalan menuju kampung tertinggal di Kecamatan Bongan,” ucapnya. 30 April 2026 di Samarinda saat Musrenbang RKPD Kaltim 2027.
Nanang menjelaskan, total panjang jalan dari jalur poros menuju kampung terakhir mencapai 39,8 kilometer. Namun, kondisi jalan yang mantap baru sekitar 10,17 kilometer, sehingga masih terdapat sekitar 29,63 kilometer yang perlu dibangun atau ditingkatkan.
Ia menambahkan, jumlah penduduk di empat kampung tersebut sekitar 798 jiwa dan masuk kategori kampung tertinggal. Meski jumlah penduduk relatif kecil, akses infrastruktur dinilai penting untuk pemerataan pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, lanjutnya, telah mengalokasikan anggaran secara bertahap untuk pembangunan jalan dengan rata-rata sekitar 10 miliar rupiah per tahun. Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Kami berharap provinsi dapat mendukung sisa pembangunan agar jalan di daerah tersebut menjadi mantap,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Nanang juga menekankan pentingnya dukungan di sektor perekonomian agar kampung tertinggal dapat berkembang sejajar dengan wilayah lain di Kalimantan Timur.
Melalui dukungan pemerintah provinsi, diharapkan percepatan pembangunan jalan dapat segera terwujud sehingga membuka konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil Kutai Barat.
Kata Kunci / Tags
Video
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....