SMP Long Pakaq Terkendala Akses dan Fasilitas Pendidikan

  • 29 Okt 2025 15:47 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Mahulu: Kegiatan belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Long Pakaq, Long Pakaq Baru, dan Delang Kerohong, Kabupaten Mahakam Ulu, masih menghadapi berbagai kendala. Akses internet yang terbatas dan minimnya fasilitas sekolah menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan pembelajaran di wilayah pedalaman tersebut.

Guru SMP Long Pakaq, Zulkifli Geh, mengungkapkan bahwa total siswa yang terdaftar sebanyak 52 orang, sebagian besar berasal dari tiga kampung sekitar. Namun, belum semua anak usia sekolah menengah dapat bersekolah karena faktor jarak dan sulitnya akses transportasi menuju lokasi sekolah.

“Banyak sekali kendalanya, terutama media pembelajaran yang terbatas. Selain itu, akses internet sangat minim, sehingga penerapan Kurikulum Merdeka belum bisa berjalan maksimal di sekolah kami,” ujar Zulkifli Geh kepada RRI.co.id, Rabu (29/10/2025).

Ia menambahkan, untuk mengatasi keterbatasan tersebut, para guru di SMP Long Pakaq masih mengandalkan metode ceramah dalam proses belajar mengajar. Metode ini dinilai paling efektif untuk menyampaikan materi secara langsung, meskipun sarana pendukung digital belum tersedia secara memadai.

Selain tantangan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler di sekolah juga belum dapat berjalan optimal karena keterbatasan fasilitas olahraga dan ruang kegiatan siswa. Kondisi ini membuat ruang kreativitas siswa di luar jam pelajaran belum berkembang sepenuhnya.

Zulkifli berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Mahakam Ulu, untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Delang Kerohong dan sekitarnya. Ia menilai dukungan berupa fasilitas belajar, jaringan internet, serta ruang kegiatan siswa sangat dibutuhkan guna mewujudkan pemerataan pendidikan di daerah terpencil Mahakam Ulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....