Pemda Mahulu Targetkan Perizinan Bandara Terbit Tahun 2026
- 18 Sep 2025 15:33 WIB
- Samarinda
KBRN, Mahulu: Dinas Perhubungan Kabupaten Mahakam Ulu menyatakan bahwa perizinan operasional Bandara Mahulu yang berlokasi di Ujoh Bilang ditargetkan terealisasi pada tahun anggaran 2026. Bandara ini dirancang sebagai infrastruktur strategis guna menunjang konektivitas wilayah yang selama ini masih bergantung pada jalur sungai dan sebagian darat dari daerah sekitar.
Pembangunan landas pacu (runway) sepanjang 1.500 meter saat ini tengah berlangsung dan menjadi salah satu komponen utama dalam proses pembangunan bandara. Proyek tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mahakam Ulu dengan menggunakan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten dan APBD Provinsi Kalimantan Timur.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Mahakam Ulu, Ferry Anwar Marpaung menyebutkan bahwa keberadaan bandara diharapkan mampu membuka akses transportasi udara secara langsung ke dan dari Mahakam Ulu, yang selama ini tergolong daerah dengan tingkat keterisolasian tinggi di Kalimantan Timur. Selain itu, bandara juga diproyeksikan mendukung sektor pelayanan publik, logistik, ekonomi dan potensi pariwisata lokal.
Baca juga: Dishub Mahulu Gelar Lomba Internal Meriahkan Hardishub Nasional
“Saat ini fasilitas pendukung sisi darat dan udara hampir selesai dibangun, sementara target tahun depan untuk perijinan akan terlaksanan dengan dukungan semua pihak,” ujar Ferry, Kamis (18/9/2025).
Pemerintah daerah terus mendorong percepatan penyelesaian infrastruktur pendukung agar proses pengajuan izin bandara dapat dilakukan tepat waktu. Penyusunan dokumen teknis dan administratif juga sedang dalam tahap penyempurnaan sebagai bagian dari syarat utama perizinan penerbangan sipil.
Dengan perencanaan yang matang dan dukungan anggaran daerah, realisasi Bandara Mahulu menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan wilayah. Kehadiran bandara ini nantinya diharapkan menjadi simbol kemajuan dan keterbukaan akses di Kabupaten Mahakam Ulu, menutup stigma keterisolasian wilayah di kawasan perbatasan Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....