Integrated Farming di Mahulu Berbasis Rantai Makanan Terpadu
- 04 Sep 2025 16:15 WIB
- Samarinda
KBRN, Mahulu: Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus mendorong sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah melalui penerapan sistem integrated farming. Program ini mengedepankan pendekatan terpadu antara pertanian, peternakan, dan perkebunan dalam satu kesatuan yang saling mendukung. Dengan pengelolaan sumber daya yang lebih efisien dan berkelanjutan, pemerintah berharap produktivitas sektor pertanian dapat meningkat secara signifikan.
Konsep integrated farming yang diterapkan menitikberatkan pada efektivitas rantai makanan terpadu. Limbah dari sektor pertanian dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sementara kohe diolah kembali menjadi pupuk untuk tanaman. Pola ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada input eksternal, tetapi juga menciptakan ekosistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan hemat biaya.
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu, Agustinus Teguh Santoso mengatakan, program ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan lokal. Dengan mengembangkan berbagai komoditas unggulan di tingkat desa dan kecamatan, Mahakam Ulu berupaya meminimalisasi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar wilayah. Selama ini, sebagian besar kebutuhan masyarakat masih dipenuhi dari kabupaten tetangga bahkan ibukota provinsi.
“Melalui pelatihan, penyuluhan dan pendampingan teknis kepada para petani dan peternak, pemerintah juga ingin membangun kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian. Pemberdayaan ini diharapkan menciptakan petani yang mandiri, inovatif, dan mampu mengelola usaha pertanian secara modern serta berorientasi pada hasil yang berkelanjutan,” ujar Teguh, Kamis (4/9/2025).
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menargetkan tercapainya swasembada pangan sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah. Dengan sistem pertanian terpadu yang terus diperkuat, diharapkan Mahulu tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga berkontribusi dalam memasok bahan ke wilayah lain di Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....