Kenaikan Angka Stunting Dampak Minimnya Pengetahuan Gizi

  • 03 Sep 2025 09:12 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Mahulu: Angka stunting di Kabupaten Mahakam Ulu mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Salah satu penyebab utama yakni masih rendahnya pengetahuan keluarga terhadap pengolahan makanan bergizi dan perilaku hidup bersih dan sehat.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Mahakam Ulu, Petronela Tugan menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang dan sanitasi masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan bahwa edukasi tentang gizi dan sanitasi harus menjadi prioritas dalam upaya penurunan angka stunting.

“Banyak keluarga yang belum memahami cara mengolah makanan yang bergizi untuk anak-anak mereka. Selain itu, akses terhadap informasi gizi juga masih terbatas di beberapa wilayah,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).

Petronela juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah puskesmas dan kader posyandu untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga. Program ini diharapkan bisa memberikan pemahaman dasar tentang pemenuhan gizi anak dan pentingnya pola asuh yang baik.

“Edukasi sangat penting. Kami perlu turun langsung ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi, agar warga tahu pentingnya memberikan makanan sehat dan menjaga kebersihan lingkungan,” kata Petronela.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat program intervensi gizi serta memperluas cakupan edukasi di seluruh kecamatan. Terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dan lintas sektor dalam menanggulangi stunting. Ini bukan hanya tugas dinas kesehatan, tapi amanah yang harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....