Dana Desa di Mahulu Dukung Pengembangan Sektor Pertanian
- 25 Agt 2025 09:29 WIB
- Samarinda
KBRN, Mahulu: Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu merancang program integrated farming atau Pertanian Terpadu secara menyeluruh dengan mengoptimalkan anggaran dana desa di setiap kampung. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung delapan arah pembangunan nasional atau astacita yang dicanangkan presiden, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan di wilayah perbatasan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian peternakan secara terpadu dan berkelanjutan.
Melalui dana desa, pemerintah kampung diarahkan untuk mengembangkan pertanian terpadu yang melibatkan kolaborasi antara petani, peternak, dan pelaku usaha lokal. Setiap kampung diberikan keleluasaan untuk menyesuaikan program dengan potensi wilayah masing-masing, termasuk pengembangan lahan pertanian, pemeliharaan ternak, serta pemanfaatan teknologi tepat guna. Dengan pendekatan ini, hasil produksi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.
Pelaksana Tugas Kepala Desa Ujoh Bilang, Romensius Kuleh mengatakan, selain infrastruktur, pemerintah desa di Mahakam Ulu juga memberikan fasilitas berupa bantuan alat pertanian, bibit unggul, pakan ternak, serta pelatihan kepada para petani dan peternak. Pelatihan mandiri disiapkan agar masyarakat mampu mengelola usaha secara efisien, mulai dari tahap produksi hingga distribusi. Hal ini menjadi langkah konkret dalam membentuk desa mandiri pangan yang berdaya saing tinggi.
“Banyak hal yang sudah kami berikan untuk petani di Mahulu ini seperti pupuk, bibit, kandang sampai dengan anakan sapi dan kambing,” katanya, Senin (25/8/2025).
Upaya integrated farming tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga menjadi strategi memperkuat ketahanan sosial dan lingkungan. Keterlibatan langsung masyarakat dalam kegiatan ini membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kemandirian keluarga di desa. Di samping itu, pola pertanian ramah lingkungan juga mulai diterapkan demi menjaga keseimbangan ekosistem setempat.
“Bantuan tersebut hanya kami berikan kepada warga melalui keompok tani yang serius melakoninya,” ujarnya.
Dengan program ini, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap seluruh kampung dapat menjadi pusat produksi pangan yang mandiri dan berkelanjutan. Keberhasilan program pertanian terpadu di tingkat desa akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional dan tantangan global di sektor pangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....