Sekda Mahulu Soroti Kemandirian Pangan Sistem Lahan Kering
- 31 Jul 2025 18:47 WIB
- Samarinda
KBRN, Mahulu: Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus menggencarkan upaya menuju kemandirian pangan di tingkat kampung. Sekretaris Daerah Mahakam Ulu, Stephanus Madang, menyatakan bahwa hampir seluruh kampung kini tengah mengembangkan lahan produktif sebagai bagian dari strategi swasembada. Masing-masing kampung ditargetkan mampu mengelola setidaknya 10 hektar lahan untuk mendukung ketahanan pangan lokal.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah yang ingin mengurangi ketergantungan terhadap distribusi pangan dari luar wilayah, khususnya di tengah tantangan logistik yang masih bergantung pada alur Sungai Mahakam. Meski begitu, pembukaan lahan ini tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas fisik semata.
Menurut Stephanus, keberhasilan pengelolaan lahan harus terintegrasi dalam sebuah sistem yang terstruktur dan berkelanjutan. Hal itu mencakup perencanaan, pelatihan, pendampingan teknis, hingga distribusi hasil produksi. Dengan pendekatan sistemik ini, setiap kampung diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekosistem serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Upaya ini juga diposisikan sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang yang memperkuat pondasi ekonomi kampung. Pemerintah kabupaten menyiapkan skema pendampingan lintas sektor guna memastikan bahwa lahan produktif yang dibuka benar-benar memberi dampak nyata, baik dalam hal pangan maupun pemberdayaan warga," kata Sekda, Kamis (31/7/2025).
Dengan model pembangunan yang berorientasi pada sistem, Mahakam Ulu ingin menciptakan ketahanan pangan berbasis kampung yang mampu bertahan dalam kondisi krisis sekalipun. Pemerintah daerah juga mendorong kolaborasi antara masyarakat, perangkat kampung, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat sinergi dalam mencapai tujuan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....