Pulau Terluar Berau Kini Nikmati Internet Gratis
- 22 Jul 2025 20:15 WIB
- Samarinda
KBRN, Berau: Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memastikan akses internet telah menjangkau beberapa pulau terluar yang berpenghuni, seperti Maratua dan Derawan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen daerah dalam memperkuat komunikasi dan pelayanan publik di wilayah perbatasan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, menyebutkan internet gratis di pulau-pulau tersebut sudah aktif dan dimanfaatkan warga untuk pendidikan, promosi wisata, serta aktivitas ekonomi digital.
“Empat kampung di pulau-pulau seperti Maratua dan Derawan sudah kami pasangi akses Wi-Fi. Ini penting karena wilayah tersebut strategis, termasuk sebagai destinasi wisata unggulan dan titik masuk dari perbatasan negara,” kata Didi, Selasa (22/7/2025).
Didi mengungkapkan, untuk pulau yang tidak berpenghuni, pemerintah belum melakukan pemasangan karena keterbatasan infrastruktur dan pasokan listrik. Tantangan serupa juga dihadapi di wilayah daratan seperti Kecamatan Kelay dan Segah yang masih kekurangan menara pemancar dan daya listrik.
Selain inisiatif dari daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turut mendukung program konektivitas digital di Berau dengan menghadirkan 100 titik Wi-Fi tambahan. Setiap titik dilengkapi jaringan MPLS berkecepatan hingga 40 Mbps.
Didi menyebut kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci pemerataan layanan informasi di wilayah perbatasan. Selain itu, dua BTS tambahan juga telah dibangun untuk mendukung konektivitas wilayah strategis tersebut.
“Kami ingin memastikan tamu dan wisatawan nyaman ketika berkunjung. Di era sekarang, kebutuhan utama bukan hanya makan dan penginapan, tapi juga sinyal dan internet,” ujar Didi.
Kendati begitu, keterbatasan bandwidth dan anggaran menjadi tantangan tersendiri bagi Diskominfo. Dengan melayani lebih dari 1.500 titik Wi-Fi, kebutuhan kapasitas jaringan semakin besar seiring meningkatnya jumlah pengguna.
Untuk wilayah terpencil yang masih bergantung pada solar cell, internet hanya aktif 6 hingga 24 jam tergantung kondisi cuaca. Namun, pemerintah tetap berupaya mencari solusi agar tidak ada warga yang tertinggal dalam era digitalisasi ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....