Musim Kemarau Hambat Distribusi Sembako ke Mahulu
- 15 Jul 2025 16:32 WIB
- Samarinda
KBRN, Mahakam Ulu: Ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah pedalaman Mahakam Ulu hingga kini masih sangat bergantung pada jalur distribusi sungai dari Samarinda. Ketergantungan ini memunculkan berbagai kendala, terutama saat musim kemarau tiba dan debit air sungai menurun drastis.
Minimnya akses jalan darat membuat pengiriman barang tidak stabil dan berdampak pada tingginya biaya transportasi. Kondisi tersebut menyebabkan harga sejumlah barang pokok seperti beras, telur, gula, minyak goreng, dan kopi mengalami kenaikan cukup signifikan di tingkat pedagang.
“Barang pokok seperti beras, telur, gula, dan kopi itu paling banyak dicari. Semua datangnya dari Samarinda. Harga juga sudah naik, beras dulu Rp390 ribu per sak, sekarang jadi Rp450 ribu. Barang seperti telur dan gula juga sering cepat habis,” ujar Ediansyah, pedagang sembako di Ujoh Bilang yang telah berdagang selama lebih dari 10 tahun. Selasa (15/7/2025) sore.
Meski sebagian besar kebutuhan pokok masih tersedia, beberapa barang seperti rokok kerap langka di pasaran. Kondisi ini menjadi tantangan bagi para pelaku usaha kecil di Mahulu yang menggantungkan penghidupan dari sektor perdagangan.
Ediansyah berharap pemerintah mempercepat pembangunan jalan darat dari Samarinda ke Mahakam Ulu. Menurutnya, jalur darat tidak hanya akan menekan biaya distribusi, tetapi juga menjaga kestabilan pasokan dan harga barang pokok agar lebih terjangkau bagi masyarakat pedalaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....