Merawat Tradisi Batamat Al-Qur'an Banjar dari Generasi ke Generasi

  • 25 Agt 2026 02:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Tradisi Batamat Al-Qur’an (khataman Al-Qur'an) dalam masyarakat suku Banjar bukan sekadar seremoni keagamaan biasa, melainkan simpul perekat budaya lokal yang kaya akan simbol estetika dan makna filosofis keislaman.

Perayaan syukuran khataman Al-Qur'an tradisional Banjar ini identik dengan keberadaan payung hias yang dililit kembang rampai beraroma harum. Anak-anak yang mengkhatamkan Al-Qur'an berjalan beriringan di bawah naungan payung hias tersebut dengan penuh khidmat.

Narasumber Pantas Banjar, Acil Ewwi, mengulas kehasan dari dekorasi dan suasana syukuran bertamat tersebut yang senantiasa membawa kesan mendalam bagi masyarakat Banjar.

"Biasanya kalau orang Banjar batamat Al-Qur'an tuh ada payung kembangnya, kembang rampai, ada lakatan (ketan) lawan intalu (telur). Anak kecil yang mengikuti payungnya di belakang ramai mengiringi," ujar Acil Ewwi, dikutip Senin, 25 Agustus 2026.

Selain hiasan kembang dan sajian ketan, kue sagon tradisional yang dibungkus kerucut kertas minyak berwarna-warni juga menjadi pelengkap wajib yang ditaruh pada tangkai lidi dalam prosesi tersebut.

Secara kearifan lokal, terdapat pula pesan mendalam berupa bahasa kiasan atau mantik yang terkandung dalam Al-Qur'an untuk melatih logika berpikir serta penghayatan batin pembacanya.

Salah satu pendengar, Julak Amay, menceritakan kenangannya mengenai suasana tradisi khataman di kampung halamannya melalui sambungan telepon, yang senantiasa dihidupkan masyarakat meski dengan penerangan ubur atau lampu gas yang bersahaja.

"Kami ini membawa lampu masing-masing di kampung, intinya hendak meminta minyak gas, melatih kesederhanaan dan kebersamaan," jar Julak Amay.

Meskipun perlengkapan tradisional semakin langka ditemui di perkotaan modern, komitmen masyarakat untuk melestarikan nilai-nilai spiritual Al-Qur'an dan kebersamaan dalam tradisi khataman ini tetap terjaga kuat di berbagai kawasan Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....