Orkes Tepian Tingkilan Mahakam Fokus Cetak Regenerasi Pelestari Budaya Kutai
- 04 Jul 2026 17:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Regenerasi menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga keberlangsungan seni musik Tingkilan di tengah derasnya perkembangan musik modern. Melalui pembinaan sejak usia sekolah, Orkes Tepian Tingkilan Mahakam terus berupaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.
Ketua Orkes Tepian Tingkilan Mahakam, Muhammad Irwansyah mengatakan, musik Tingkilan merupakan warisan budaya Kutai yang harus terus diperkenalkan kepada generasi penerus. Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui pertunjukan, tetapi juga lewat pendidikan dan pembinaan secara langsung.
Ia menjelaskan, pihaknya telah aktif mendatangi sekolah-sekolah untuk mengenalkan sejarah, filosofi, hingga cara memainkan musik Tingkilan. Langkah tersebut dilakukan agar anak-anak memahami bahwa budaya daerah memiliki nilai yang patut dibanggakan.
"Kami mulai masuk ke sekolah-sekolah untuk memberikan pengertian bahwa kebudayaan ini harus dipertahankan. Kalau tidak cepat dijaga, nanti musik aslinya bisa tenggelam karena banyaknya pengaruh budaya luar," ujar Irwansyah saat menjadi narasumber Siaran Berjaringan Suara Budaya Nusantara. dikutip Sabtu 4 Juli 2026.
Meski mengakui tidak mudah menarik minat anak-anak, Irwansyah menilai pendekatan yang tepat mampu membangun rasa memiliki terhadap budaya sendiri. Ia juga mengajak para siswa melihat seni tradisional sebagai wadah mengembangkan bakat sekaligus meraih prestasi.
Saat ini, sebagian besar anggota Orkes Tepian Tingkilan Mahakam berasal dari kalangan pelajar SD, SMP, hingga SMA. Mereka rutin mengikuti latihan dan berbagai festival budaya yang diselenggarakan di Kalimantan Timur.
"Alhamdulillah sekarang anggota kami mayoritas anak-anak sekolah. Mereka mulai sadar kalau tinggal di tanah Kutai, tentu harus mengenal dan mencintai budayanya sendiri," katanya.
Irwansyah berharap semakin banyak generasi muda yang bergabung mempelajari musik Tingkilan. Ia optimistis, regenerasi yang terus berjalan akan membuat seni musik khas Kutai tetap hidup dan berkembang di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....