Wagub Kaltim Resmi Menutup Festival Budaya Bekudung Betiung

  • 01 Jul 2026 13:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau – Rangkaian Festival Budaya Bekudung Betiung yang dipadukan dengan peringatan Hari Jadi Kampung Tumbit Dayak ke-263 resmi ditutup Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Selasa, 30 Juni 2026. Penutupan berlangsung meriah dan disaksikan ribuan masyarakat yang memadati arena festival.

Festival yang berlangsung selama beberapa hari itu menghadirkan beragam atraksi budaya, mulai dari tari tradisional, ritual adat, hingga pertunjukan seni khas masyarakat Dayak Ga'ai. Kegiatan tersebut menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus sarana memperkenalkan warisan leluhur kepada generasi muda dan wisatawan.

Kepala Kampung Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Berau, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan festival. Menurutnya, Festival Bekudung Betiung menjadi wadah penting untuk menjaga eksistensi budaya Dayak Ga'ai sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya leluhur. "Kami berharap Festival Bekudung Betiung dapat terus dilaksanakan setiap tahun meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran," ujar Ahmad Jamlan.

Selain itu, Ahmad Jamlan berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan Kampung Tumbit Dayak terus ditingkatkan, terutama pada sektor infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penyediaan fasilitas penunjang. Menurutnya, dukungan tersebut akan memperkuat upaya pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan Festival Bekudung Betiung telah berkembang menjadi agenda budaya yang memiliki nilai strategis dalam mendukung sektor pariwisata daerah. "Festival ini bukan hanya ruang pelestarian tradisi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya yang dapat dikenal lebih luas," kata Gamalis. Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Berau akan terus mendorong festival tersebut masuk dalam kalender agenda pariwisata Provinsi Kalimantan Timur hingga diusulkan menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN).

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengapresiasi konsistensi masyarakat Tumbit Dayak dalam menjaga adat dan budaya di tengah perkembangan zaman. "Kalau sebuah bangsa ingin menjadi bangsa yang besar, maka lestarikan adat dan budayanya. Apa yang dilakukan masyarakat Tumbit Dayak menjadi contoh bagaimana budaya tetap hidup di tengah kemajuan zaman," ucap Seno Aji. Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), untuk bersama-sama mendukung pelestarian budaya sebagai aset penting dalam memperkuat persatuan sekaligus mengembangkan sektor pariwisata Kalimantan Timur.

Mengakhiri sambutannya, Seno Aji berharap Festival Budaya Bekudung Betiung terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah dan mendorong kreativitas generasi muda. "Dengan mengucapkan syukur kepada Allah SWT, Festival Budaya Bekudung Betiung dan Hari Jadi Kampung Tumbit Dayak ke-263 secara resmi saya nyatakan ditutup," ucapnya yang disambut tepuk tangan meriah masyarakat. (DiskominfoBerau-IKP/Er)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....