Tari Ronggeng Anak PPU Curi Perhatian di BTAF
- 29 Jun 2026 15:29 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Penajam – Penampilan tari ronggeng oleh anak-anak Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi salah satu sorotan dalam puncak Benuo Taka Art Fest (BTAF) 2026 yang digelar di Penajam, Sabtu (27/6/2026).
Tarian tradisional tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Timur, Titit Lestari. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam menampilkan kesenian daerah merupakan langkah penting dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya.
Titit menjelaskan, tari ronggeng merupakan salah satu budaya yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Karena itu, pelestarian melalui ruang-ruang kreatif seperti festival seni perlu terus dilakukan agar nilai budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Tarian tidak hanya sekadar gerakan, tetapi menjadi wujud kecintaan anak-anak terhadap budayanya. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap generasi muda semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah,” ujarnya.
Ia menilai Benuo Taka Art Fest tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi masyarakat. Festival tersebut mempertemukan pelaku seni, komunitas kreatif, pemerintah, dan generasi muda dalam satu ruang kolaborasi.
Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan sejarah, cagar budaya, serta warisan budaya tak benda yang dimiliki Kabupaten Penajam Paser Utara.
Pemerintah Kabupaten PPU berharap Benuo Taka Art Fest dapat terus menjadi agenda budaya yang mampu melahirkan generasi muda yang kreatif sekaligus memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....