Panglima Jilah Siap Promosikan Budaya Dayak lewat Film
- 10 Apr 2026 15:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID,Balikpapan - Tokoh adat besar Dayak, Agustinus Jilah atau yang lebih dikenal sebagai Panglima Jilah, kembali menarik perhatian publik. Tidak hanya menjalankan peran sebagai pemimpin adat, Pangalangok Jilah dipastikan akan terlibat langsung sebagai produser eksekutif sekaligus aktor dalam proyek film kolosal bertema budaya Dayak yang saat ini tengah digarap.
Rencana besar ini terungkap dalam pertemuan strategis bersama para ketua organisasi masyarakat (ormas) Dayak se-Kalimantan Timur yang berlangsung di Sekretariat Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Balikpapan pada Jumat,10 April 2026. Kedatangannya disambut Ketua DAD Kota Balikpapan, Abriantinus, dan inisiator proyek film, Thoesang TT Asang.
Dalam keterangannya, Panglima Jilah menegaskan keterlibatannya di depan layar merupakan bentuk komitmen untuk menjaga autentisitas identitas Dayak. Ia ingin memastikan bahwa aspek sejarah, tradisi, dan kehidupan kerajaan Dayak direpresentasikan secara akurat kepada dunia internasional.
“Film ini akan mengangkat cerita rakyat, sejarah kerajaan, adat, dan tradisi kita. Tujuan utamanya adalah agar jati diri Dayak dikenal luas, tidak hanya di tanah Kalimantan, tetapi hingga ke mancanegara,” ujar Panglima Jilah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan proyek ini merupakan upaya diplomasi budaya untuk menghadapi arus modernisasi. Menurutnya, promosi sejarah sangat krusial agar generasi muda tidak kehilangan akar budayanya di tengah perkembangan zaman.
“Manusia tanpa adat, budaya, dan tradisi ibarat pohon yang terbakar. Generasi muda boleh maju dan tinggal di mana saja, namun identitas diri tidak boleh luntur,” kata pemimpin Pasukan Merah tersebut.
Produksi film ini direncanakan berskala besar dengan melibatkan komunitas Dayak lintas wilayah, mulai dari Kalimantan Barat hingga Sarawak dan Sabah, Malaysia. Meski masih dalam tahap awal pembahasan terkait teknis dan pendanaan, proyek ini diharapkan menjadi simbol persatuan masyarakat Dayak.
Selain agenda perfilman, kunjungan Panglima Jilah ke Kalimantan Timur juga bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat adat dalam proses pembangunan pusat pemerintahan baru tersebut agar tetap selaras dengan kearifan lokal.
Sebagai bentuk penghormatan, dalam pertemuan tersebut Panglima Jilah menerima cinderamata berupa Mandau koleksi pribadi Abriantinus, Ketua DAD Balikpapan yang juga merupakan keturunan dari Kerajaan Nansarunai, Kalimantan Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....