Film Kolosal Dayak Siap Digarap, Angkat Sejarah Borneo ke Layar Lebar

  • 06 Apr 2026 21:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Tim produksi film kolosal Dayak resmi mengumumkan tahapan pra-produksi, menandai langkah besar dalam mengangkat kekayaan sejarah dan budaya suku Dayak di Pulau Kalimantan ke layar lebar. Proyek ambisius ini mendapat sambutan hangat serta dukungan dari berbagai pemerintah provinsi di Kalimantan.

Penanggung Jawab Produksi, Abriantinus, menegaskan inisiatif ini murni lahir dari masyarakat Dayak untuk mengangkat peradaban yang berakar dari sejarah panjang, bahkan sebelum teori migrasi dari Yunan.

"Kami telah berkoordinasi dengan kementerian terkait, yakni Kementerian Kebudayaan RI dan Kementerian Ekonomi Kreatif RI, serta melakukan pertemuan dengan para gubernur di Kalimantan untuk menyamakan visi," ujar Abriantinus pada Senin 6 April 2026.

Dukungan Pemerintah dan Fokus Produksi

Ketua Tim Produksi, Thoeceng T.F Asang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Gubernur Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Saat ini, tim sedang menanti audiensi lanjutan dengan Gubernur Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Film ini akan mengulas tentang entitas Dayak Borneo besar, mencakup kisah sejarah Ngayau, pengaruh imigran, hingga interaksi dengan suku Kutai, Banjar, dan ekspedisi Kerajaan Majapahit. "Kami mengemas sejarah tersebut menjadi konten kontemporer dan fiksi yang menarik. Mengingat ada 405 etnis Dayak, film ini akan memadukan empat unsur: aksi, romansa terlarang adat, mistis, dan humor," ujar Thoeceng.

Uniknya, narasi akan menggabungkan kisah masa kini dengan teknik flashback ke masa kerajaan, seperti Kerajaan Nasarunai dan kerajaan di Kalimantan Barat.

Jajaran Eksekutif dan Lokasi Syuting

Tim produksi eksekutif diperkuat oleh tokoh-tokoh terkemuka, di antaranya Panglima Jilah dan Daud Jordan, serta didukung oleh sejumlah anggota DPR RI.

Pra-produksi dijadwalkan intensif, diawali dengan pembukaan tahapan pada 1 April hingga 1 Juni 2026. Selanjutnya, kasting (pemilihan peran) akan dilaksanakan pada 3 Juni hingga 8 Agustus 2026. Proses syuting diprediksi memakan waktu satu bulan di lima lokasi tentatif:

Kalimantan Timur: Balikpapan & Samarinda

Kalimantan Utara: Tanjung Selor & Tarakan

Kalimantan Selatan: Tanah Bumbu & Batulicin

Kalimantan Tengah: Palangkaraya & Pangkalan Bun

Kalimantan Barat: Pontianak & Singkawang

Selama periode kasting, akan diadakan pameran industri kreatif dan kerajinan UMKM Dayak. Proyek ini diharapkan menjadi wadah penggalian potensi aktor dan aktris berbakat dari generasi muda Dayak. "Kami ingin mempersiapkan SDM lokal semaksimal mungkin, apalagi dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. Ini adalah momen kebudayaan Dayak harus bersinar," ucap Abriantinus.

Sebagai informasi, sekretariat produksi telah tersebar di tiga wilayah strategis, yaitu Kalimantan Tengah, Jakarta, dan Kalimantan Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....