Adu Vokal Bintang Radio Samarinda Diikuti 46 Peserta
- 10 Sep 2025 15:41 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Sebanyak 46 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dipastikan lolos verifikasi untuk mengikuti ajang Bintang Radio 2025 RRI Samarinda. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Panitia Bintang Radio 2025, Raditia Hamzah, usai technical meeting di Studio Si Karut RRI Samarinda pada Rabu (10/9/2025) sore.
Raditia menjelaskan, jumlah pendaftar yang masuk mencapai sekitar 60 orang. Namun, setelah proses seleksi administrasi, hanya 46 yang memenuhi syarat. “Peserta terdiri dari 30 wanita dan 16 pria. Ada wajah-wajah baru dari kalangan pelajar SMK, ada juga peserta lama, termasuk pemenang tahun 2024 yang kembali ikut tahun ini,” ujarnya.
Technical meeting digelar secara hybrid, baik offline maupun online, dengan agenda utama penyampaian tata tertib lomba. Panitia menekankan aturan baru yang berbeda dari tahun sebelumnya. “Tahun ini peserta wajib membawakan dua lagu, yaitu satu lagu wajib daerah serta satu lagu pilihan berupa pop Indonesia atau slow rock. Tahun lalu hanya ada kategori pop Indonesia,” kata Raditia.
Selain aturan lagu, panitia juga menegaskan larangan tertentu dalam penampilan. Hal itu bertujuan menjaga kualitas kompetisi dan memberi ruang bagi kreativitas peserta dalam koridor yang sudah ditetapkan.
Untuk penilaian, dewan juri tahun ini juga menghadirkan formasi baru. Raditia menyebut, juri berasal dari latar belakang berbeda sesuai kategori lagu. “Ada Litali yang dikenal multitalenta untuk menilai lagu daerah, serta Candra Idol atau Candra Tatuk yang menilai kategori pop Indonesia dan slow rock,” katanya.
Raditia mengatakan, voting masyarakat akan dibuka mulai 16 hingga 19 September 2025. Voting dapat dilakukan melalui laman resmi bintang.radio.rri.id. “Seluruh penampilan juga akan disiarkan di Pro 2 dan ditayangkan langsung melalui YouTube RRI Samarinda,” ujarnya.
Dengan format baru tersebut, panitia berharap Bintang Radio 2025 mampu menampilkan talenta terbaik dan memperkenalkan kekayaan musik daerah kepada masyarakat luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....