Rumah Sehat dan Air Bersih Jadi Kunci Kemendukbangga/BKKBN Kaltim Atasi Stunting

  • 16 Jun 2026 10:20 WIB
  •  Samarinda
Video

RRI.CO.ID, Samarinda - Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Sunarto, menilai capaian program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana di Kalimantan Timur selama periode 2025 hingga 2026 secara umum telah menunjukkan hasil yang baik. Meski demikian, sejumlah program masih memerlukan percepatan agar memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat.

Sunarto mengatakan, salah satu program yang perlu terus didorong adalah kegiatan yang saat ini mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional, termasuk Lomba Kampung Keluarga Berkualitas. Menurutnya, berbagai prestasi yang telah diraih daerah perlu mendapat dukungan berkelanjutan agar semakin dikenal dan diakui secara nasional.

Selain peningkatan kualitas program keluarga, upaya percepatan penurunan stunting juga tetap menjadi prioritas utama. Ia menjelaskan, penanganan stunting saat ini tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga intervensi sensitif yang berpengaruh terhadap kualitas hidup keluarga.

Intervensi tersebut meliputi perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan sanitasi dan jamban sehat, peningkatan akses air bersih, pemenuhan kebutuhan nutrisi, edukasi kesehatan, hingga penguatan ekonomi keluarga.

"Perbaikan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni merupakan salah satu intervensi yang sangat penting. Untuk mewujudkannya diperlukan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak," ujar Sunarto. Senin, 15 Juni 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....