Pemuda Tinggalkan Pancasila, Masa Depan Bangsa Dipertaruhkan
- 01 Jun 2026 14:12 WIB
- Samarinda
Video
RRI.CO.ID, Samarinda - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Armin, menilai tantangan dunia pendidikan ke depan adalah penguatan karakter generasi muda di tengah masifnya pengaruh media sosial dan digitalisasi. Hal itu disampaikannya usai peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipusatkan di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin, 1 Juni 2026.
Kepada RRI Armin, mengatakan, derasnya arus informasi melalui media sosial mulai memengaruhi perilaku dan nilai budaya generasi muda. Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur berupaya memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan.
“Pada Hari Lahir Pancasila ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur ingin menyampaikan bahwa tantangan pendidikan ke depan adalah karakter bangsa. Ada kecenderungan degradasi karakter anak-anak kita karena serbuan media sosial yang begitu masif dan ada nilai-nilai budaya yang mulai hilang,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan nilai Pancasila harus dilakukan dengan mengembalikan pendidikan pada cita-cita luhur para pendiri bangsa melalui pembentukan karakter sejak dini.
“Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur ke depan akan memperkuat nilai-nilai Pancasila kembali sesuai dengan cita-cita luhur pendiri bangsa,” ucapnya.
Armin menilai tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran akademik, tetapi juga implementasi nilai-nilai kehidupan dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....