Belum Ada Kasus Hantavirus di Samarinda, Dinkes Minta Warga Waspada Tikus dan Curut

  • 28 Mei 2026 18:44 WIB
  •  Samarinda
Video

RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di Kota Tepian. Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap penularan virus yang dapat menyebar melalui tikus dan curut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Samarinda, Nata Siswanto mengatakan, hantavirus sebenarnya bukan penyakit baru karena kasusnya sudah ditemukan di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir.

“Di Indonesia sendiri yang terkonfirmasi ada 20 kasus sejak 2024 dan tiga di antaranya meninggal dunia, tapi sampai saat ini di Kota Samarinda belum kami temukan satu kasus hantavirus yang ada,” ujarnya, dikutip pada Kamis, 28 Mei 2026.

Meski belum ditemukan di Samarinda, Dinkes tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi terkait antisipasi hantavirus. Pasalnya, hantavirus berasal dari gigitan, air liur, urine, maupun feses hewan pengerat yang banyak ditemui di lingkungan sekitar.

“Intinya kita harus menjaga lingkungan supaya tidak menjadi sarang tikus dan curut karena itu penular utamanya,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....