Pelajaran Dari Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim AS

  • 19 Jun 2024 23:51 WIB
  •  Samarinda


KBRN,Samarinda : Dilansir dari wapresri.go.id umat Islam di seluruh dunia merayakan hari raya Idul Adha atau juga disebut hari raya Kurban. Pada hari raya ini, umat Islam yang mampu disyariatkan untuk menyembelih hewan kurban, mengikuti kisah Nabi Ibrahim AS yang bersedia menyembelih putranya Ismail sebagai kurban kepada Allah SWT, yang kemudian sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan seekor domba.

Peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim yang kita peringati bersamaan dengan Idul Adha, ada beberapa pelajaran yang dapat kita ambil, Pelajaran pertama adalah kepatuhan atau ketundukkan seorang hamba kepada Tuhannya. Seperti yang terdapat dalam Al Quran surah as saffat ayat 102

“Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelih kamu, maka pikirkan, apa pendapatmu tentang perintah itu?” kata Wapres menirukan pertanyaan Nabi Ibrahim kepada Ismail. Yang kemudian dijawab oleh Ismail:“Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan oleh Allah kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatkan termasuk orang-orang yang sabar,” imbuh Wapres menirukan jawaban Ismail.

Apa yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS ini merupakan bukti kepatuhannya terhadap perintah Allah SWT yang mestinya menjadi sikap kita semua yaitu patuh dan tunduk terhadap segala perintah Allah SWT.

Pelajaran kedua adalah memahami adanya cobaan atau ujian Tuhan kepada hamba-Nya. ternyata perintah menyembelih itu hanya cobaan, untuk menguji seberapa besar kesabaran Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS. Tatkala ujiannya lulus, maka di gantilah Ismail AS yang dikurbankan itu dengan seekor domba.hidup

Di dunia ini memang penuh dengan ujian dari Allah SWT. Barangsiapa lulus ujiannya, maka kelak dia akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat. sebagai umat manusia harus bersabar, tetapi bukan menyerah. Kita harus menghadapi berbagai cobaan itu dengan usaha, keberanian, dan do’a.

Pelajaran ketiga adalah semangat berbagi yang tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pemberian daging kurban di hari raya Idul Adha, tetapi dalam berbagai bentuk lain, kapanpun, selama memiliki kemampuan untuk berbagi kepada sesama yang memerlukan bantuan, baik bantuan tenaga, barang, ataupun lainya.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....