Gaya Hidup Ramah Lingkungan

  • 22 Apr 2024 13:51 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Peringatan Hari Bumi Sedunia atau Eart Day yang diperingati setiap tahunnya, membuat kita sadar bahwa bumi kita semakin tua. Semakin tua bumi, maka semakin rawan juga dengan berbagai gangguan, salah satunya gangguan lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk kita menjaga kelestarianlingkungan demi keberlangsungan bumi kita dengan menerapkan pola hidup ramah lingkungan.

Ramah lingkungan adalah cara hidup tanpa merusak lingkungan. Cara ini penting untuk melindungi Bumi dari kerusakan. Banyak cara dapat dilakukan untuk melakukan perubahan berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif yang biasa ditimbulkan oleh kehidupan sehari-hari.

Perubahan iklim yang semakin menjadi membutuhkan bantuan kita untuk melakukan gaya hidup yang lebih baik agar dapat mengurangi dampaknya pada kehidupan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut gaya hidup ramah lingkungan yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gunakan produk rumah tangga yang dapat terurai

Sudah banyak produk rumah tangga berbahan non-sintetis dan dapat terurai secara hayati. Seperti kertas toilet daur ulang, shampo berbahan alami, sikat gigi berbahan bambu, dan masih banyak lagi.

Mempraktikkan berwisata berkelanjutan

Selama berwisata, akan lebih baik sambil menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengoptimalkan transportasi umum, mengurangi penggunaan piring kertas, peralatan makan dan cangkir sekali pakai, membatasi penggunaan energi selama akomodasi, dan masih banyak lagi.

Mengurangi penggunaan plastik

Hal yang sering kita dapati adalah plastik. Ketika berbelanja atau membeli sesuatu, plastik menjadi bahan yang paling banyak digunakan sebagai pembungkusnya. Maka dari itu lebih baik membawa kantong sendiri yang bisa digunakan kembali dan berbahan yang mudah terurai.

Batasi food waste

Dikutip dari United Nations Environment Programme (UNEP), total sampah makanan di Indonesia mencapai 20,93 juta ton per tahun. Sampah makanan ini menimbulkan emisi gas rumah kaca. Untuk itu, dimulai dari diri sendiri sebaiknya membagi porsi makanan secara wajar, sesuai yang diperlukan, dan mengubah sisa makanan menjadi pupuk yang berguna bagi tanah dan tanaman.

Memaksimalkan penggunaan transportasi umum

Untuk mendorong pengurangan polusi di udara, detikers bisa menggunakan transportasi umum seperti kereta api atau bus. Selain itu, cara yang bisa dilakukan adalah mengendarai sepeda.

Saat ini pun sudah banyak kendaraan listrik yang bisa digunakan, seperti sepeda listrik dan mobil listrik. Kendaraan ini dapat menghemat bahan bakar dan lebih ramah lingkungan.

Pencahayaan hemat energi

Bola lampu hemat energi memiliki umur yang 12 kali lebih lama dari bola lampu konvensional, juga penggunaan energi yang lebih sedikit. 80% energi yang dikeluarkan oleh bola lampu tradisional merupakan pemborosan energi. Sedangkan bola lampu hemat mengurangi pemborosan energi dalam bentuk panas, juga membantu mengurangi emisi karbon hingga 40kg per tahun.

Gunakan peralatan hemat energi

Alat-alat seperti mesin cuci, lemari pendingin, oven, hingga mesin pencuci piring telah hadir dalam versi hemat energi. Identifikasi label efisiensi energinya mulai dari AG, dengan A sebagai alat yang paling hemat energi.

Selain peralatannya yang hemat energi, penggunaannya pun perlu dikurangi. Gunakan peralatan elektronik seperlunya. Meskipun perangkat elektronik dimatikan atau dalam mode tidur, perangkat tersebut tetap menggunakan energi. Lebih baik cabut perangkat dari stop kontak. Cara ini juga dapat menghemat energi dan biaya listrik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....