Perpustakaan Kaltim Dorong Masyarakat Aktif Berkarya dan Berdiskusi

  • 06 Okt 2026 14:34 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Masyarakat Kalimantan Timur kini dapat menjadikan perpustakaan sebagai ruang untuk bekerja, berdiskusi hingga mengembangkan komunitas. Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur membuka akses fasilitasnya lebih luas seiring diberlakukannya jam layanan baru sejak 5 Oktober 2026.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Ir. Lisa Hasliana, M.Si., mengatakan transformasi perpustakaan menjadi ruang publik merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Tuntutan Perpustakaan saat ini adalah rumah untuk berkarya bagi masyarakat,” kata Lisa.

Ia menjelaskan, Perpustakaan Kaltim telah menyediakan sejumlah fasilitas yang dapat digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan. Di lantai 3 terdapat co-working space berupa ruang diskusi dan ruang lesehan. Sementara di lantai 1 tersedia Ruang Perpustakaan Digital dan Otomasi dengan kecepatan Wi-Fi 100 Mbps.

Menurut Lisa, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk bekerja, mengerjakan tugas, berdiskusi maupun kegiatan komunitas. Perpustakaan juga akan menyediakan petugas sebagai penanggung jawab sekaligus narahubung bagi masyarakat yang ingin menggunakan ruangan.

“Sekarang zamannya Perpustakaan bertransformasi inklusi sosial. Jadi, ruangan dapat dimanfaatkan untuk bekerja, diskusi, mengerjakan tugas, dan aktivitas lainnya. Akan ada petugas sebagai penanggung jawab yang ditunjuk sebagai narahubung apabila masyarakat ingin berkegiatan menggunakan fasilitas ruangan Perpustakaan,” ucapnya.

Untuk memperluas kesempatan masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut, Perpustakaan Kaltim mulai menerapkan jam pelayanan baru. Senin hingga Kamis, perpustakaan buka pukul 07.30-20.00 WITA, sedangkan Jumat dan Sabtu pukul 08.00-15.00 WITA.

Lisa menyebut kebijakan tersebut merupakan respons atas tingginya permintaan masyarakat yang menginginkan layanan perpustakaan kembali berlangsung lebih lama seperti sebelum pandemi Covid-19.

“Antusiasme masyarakat tersebut yang menjadi dasar instansi untuk membuka jam pelayanan,” katanya.

Pada layanan akhir pekan, pengunjung juga dapat mengikuti library tour. Perpustakaan Kaltim telah menyediakan tas untuk pengunjung sehingga masyarakat tidak perlu repot membawa barang-barang selama berada di perpustakaan.

Selain fasilitas ruang dan layanan yang diperpanjang, koleksi perpustakaan juga terus diperbarui. Sepanjang 2026, Perpustakaan Kaltim telah memiliki tambahan 338 eksemplar dari 199 judul buku.

Lisa berharap kehadiran fasilitas dan jam layanan baru tersebut dapat meningkatkan kunjungan masyarakat. Perpustakaan diharapkan mampu menjadi alternatif tempat berkegiatan selain kedai kopi maupun pusat perbelanjaan.

DPK Kaltim juga mengajak pegiat literasi dan komunitas untuk memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Kaltim yang berada di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 4 Samarinda. Kritik dan saran dari masyarakat terbuka untuk mendukung pengembangan pelayanan perpustakaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....