BWS Perkuat Pemeliharaan Jaringan Irigasi Pertanian
- 05 Okt 2026 15:56 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kelancaran distribusi air ke lahan pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan air, tetapi juga kondisi jaringan irigasi. Balai Wilayah Sungai atau BWS Kalimantan IV Samarinda masih menemukan sejumlah persoalan pada jaringan yang membutuhkan pemeliharaan rutin.
Kasi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) BWS Kalimantan IV Samarinda, Gus Agung Guntoro, mengatakan persoalan tersebut meliputi kerusakan bangunan irigasi, kebocoran saluran, hingga sedimentasi.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian melalui kegiatan operasi dan pemeliharaan secara berkala. Langkah tersebut penting untuk menjaga jaringan irigasi tetap berfungsi dan mendukung distribusi air ke lahan pertanian.
“Masih terdapat kerusakan bangunan, kebocoran saluran, serta sedimentasi. Karena itu, diperlukan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi secara rutin dan berkala,” ujar Gus Agung, Senin 5 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, pemeliharaan yang dilakukan secara berkala juga diperlukan untuk mengetahui kondisi jaringan sejak dini. Dengan begitu, kerusakan dapat segera ditangani sebelum mengganggu fungsi saluran irigasi.
Agus menambahkan, jaringan irigasi merupakan bagian penting dalam mendukung kebutuhan air untuk pertanian. Karena itu, keberadaan infrastruktur yang terpelihara menjadi salah satu faktor dalam menjaga kelancaran kegiatan pertanian.
BWS Kalimantan IV Samarinda terus mendorong pengelolaan jaringan irigasi melalui operasi dan pemeliharaan. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga fungsi jaringan sekaligus mendukung ketersediaan air bagi sektor pertanian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....