Adapun Kategori yang diraih Pemkab Kukar bersama beberapa kabupaten lainnya seperti Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kolaka Timur, dan Kabupaten Sumbawa Barat ialah kategori Kabupaten/Kota Berprestasi.
Dimana penghargaan tersebut diberikan kepada daerah yang dinilai memiliki kinerja baik dalam menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat.
Rendi Solihin yang hadir pada pelaksanaan penyerahan penghargaan mengatakan penghargaan tersebut harus dimaknai sebagai hasil kerja bersama, dan bukan sekedar capaian pemerintah semata.
Menurutnya, keberhasilan meraih penghargaan tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, dan kelancaran distribusi di Kukar.
Dirinya berharap, penghargaan tersebut tidak membuat seluruh jajaran untuk berhenti berbuat, namun sebaliknya menjadi motivasi bersama untuk berbuat lebih baik lagi dalam pengendalian inflasi daerah.
”Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama, jajaran pemerintah daerah, TPID, perangkat daerah, pelaku usaha, distributor, petani, dan masyarakat yang ikut menjaga stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok di Kutai Kartanegara, ” ujar Rendi Solihin.
Lebih lanjut, Rendi mengatakan geografis Kabupaten Kukar yang luas menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian inflasi, sehingga penanganannya membutuhkan kinerja seluruh pihak hingga tingkat kecamatan.
”Penghargaan ini kami persembahankan untuk masyarakat Kukar, ini bukan garis akhir, tetapi menjadi pemacu bagi kami (Pemerintah Daerah – Red) untuk bekerja lebih keras agar stabilitas harga dan perekonomian daerah tetap terjaga, ” pungkasnya.
”Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama, jajaran pemerintah daerah, TPID, perangkat daerah, pelaku usaha, distributor, petani, dan masyarakat yang ikut menjaga stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok di Kutai Kartanegara, ” ujar Rendi Solihin.
Lebih lanjut, Rendi mengatakan geografis Kabupaten Kukar yang luas menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian inflasi, sehingga penanganannya membutuhkan kinerja seluruh pihak hingga tingkat kecamatan.
”Penghargaan ini kami persembahankan untuk masyarakat Kukar, ini bukan garis akhir, tetapi menjadi pemacu bagi kami (Pemerintah Daerah – Red) untuk bekerja lebih keras agar stabilitas harga dan perekonomian daerah tetap terjaga, ” ucap.