Palaran Jadi Wilayah Karhutla Tertinggi di Samarinda

  • 01 Okt 2026 09:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kecamatan Palaran menjadi wilayah dengan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tertinggi di Kota Samarinda sepanjang Agustus hingga September 2026. Tercatat sebanyak 55 kejadian dengan total luas area terbakar mencapai 1.371.900 meter persegi atau sekitar 137,19 hektare.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Suwarso, mengatakan tingginya kejadian karhutla di Palaran salah satunya dipengaruhi oleh kondisi akses menuju sejumlah titik kebakaran yang cukup sulit dijangkau.

“Di Palaran itu aksesnya agak susah, sehingga tim darat dan tim gabungan cukup sulit menjangkau titik api. Kondisi tersebut membuat penanganan membutuhkan waktu,” ujar Suwarso. Kamis, 1 Oktober 2026.

Menurutnya, keterbatasan akses menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman, khususnya ketika titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan dan personel.

Kondisi tersebut menyebabkan tim gabungan harus melakukan upaya penanganan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan agar kebakaran tidak semakin meluas.

BPBD Samarinda terus melakukan penanganan terhadap setiap laporan kebakaran hutan dan lahan dengan melibatkan tim gabungan. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke area lainnya.

Dengan jumlah kejadian mencapai 55 kasus dan luas area terbakar sekitar 137,19 hektare, Palaran menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam penanganan karhutla di Samarinda selama periode Agustus hingga September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....