Kaltim Siapkan Pompa Hadapi Ancaman Kekeringan Pertanian

  • 22 Sep 2026 16:03 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Ancaman kekeringan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak terhadap lahan pertanian dan produksi pangan, terutama jika fenomena El Nino kembali menguat.

Berbagai langkah disiapkan pemerintah, mulai dari optimalisasi pompa untuk pengairan lahan, dukungan BBM, hingga mendorong petani menggunakan varietas padi yang lebih cepat panen dan tahan terhadap kekeringan.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, pada RRI mengatakan kondisi El Nino memberikan dampak langsung terhadap sektor pertanian di Kaltim.

"Dengan adanya El Nino Godzilla ini tentu berdampak pada lahan-lahan pertanian, baik itu tanaman pangan serta hortikultura yang ada di Kalimantan Timur," ucapnya. Selasa, 22 September 2026

Untuk menghadapi kondisi tersebut, petani diarahkan menggunakan varietas padi genjah dan tahan kekeringan, seperti Inpari dan Inpago. Penggunaan varietas ini diharapkan dapat membantu petani menyesuaikan masa tanam dengan kondisi ketersediaan air.

Dari sisi pengairan, pemerintah juga telah memperkuat bantuan sarana pompa. Pada 2024, sekitar 303 unit pompa mobile berukuran tiga hingga empat inci disalurkan melalui APBN kepada kelompok tani di kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

Selain itu, terdapat lima unit pompa melalui APBD, serta sekitar 70 unit pompa yang telah didistribusikan sejak 2023.

Pemerintah memastikan sarana tersebut tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani yang membutuhkan.

"Pompa ini diupayakan tetap berfungsi dan dapat dipindahkan ke kelompok tani yang lebih membutuhkan."katanya.

Optimalisasi pompa dan pemilihan varietas padi yang sesuai menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlangsungan produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....