Hikmah Karhutla Jadi Pengingat untuk Menjaga Alam

  • 16 Sep 2026 11:01 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur menjadi pengingat bahwa kerusakan lingkungan dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Dalam program Hikmah Pagi RRI Pro4 Samarinda, Ustaz Arif Rahmatullah menyebut kebakaran hutan dapat mengganggu ekosistem dan habitat berbagai makhluk hidup. Dampaknya dapat dirasakan masyarakat melalui kualitas udara yang terganggu, hingga proses pemulihan lingkungan yang membutuhkan waktu panjang.

Ustaz Arif mencontohkan kondisi kebakaran hutan di Kalimantan Timur, termasuk kawasan di Kutai Kartanegara yang disebut mencapai sekitar 311 hektare. Dampak kerusakan lingkungan benar-benar dirasakan ketika masyarakat menghadapi persoalan karhutla.

“Jangan sampai kita hanya mengambil sebanyak-banyaknya lalu kemudian meninggalkan kerusakan,” kata Ustaz Arif, dikutip Rabu, 16 September 2026.

Hutan yang rusak dapat berpengaruh terhadap kondisi air, udara dan suhu lingkungan. Manusia perlu belajar melihat alam bukan hanya ketika bencana sudah terjadi, tetapi sejak sebelum kerusakan muncul.

Ustaz Arif menilai persoalan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah memiliki tanggung jawab sesuai kewenangannya dalam membuat dan menjalankan kebijakan, sementara masyarakat juga memiliki kewajiban untuk menaati aturan serta menjaga lingkungan dari lingkup terkecil.

Kondisi karhutla perlu menjadi bahan introspeksi mengenai sejauh mana manusia ikut menjaga atau justru berkontribusi terhadap kerusakan alam. Dengan begitu, kepedulian terhadap lingkungan dapat berubah menjadi tindakan nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....