Pertamina Harap UKW/UKWR Tingkatkan Kompetensi Jurnalis dan Perkuat Kolaborasi

  • 14 Sep 2026 14:28 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Head of Communications Relation in CID PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Ahmad Krishna Hadianto, berharap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) yang digelar Rabu, 9 hingga 10 September 2026 di Gedung Perpustakaan Kota Samarinda, mampu meningkatkan kompetensi jurnalis sekaligus mendorong profesionalisme dalam menghasilkan pemberitaan yang berkualitas, akurat, dan berimbang.

Ahmad Krishna menyatakan, kegiatan uji kompetensi wartawan memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas jurnalis, sehingga mampu menjalankan tugas secara lebih profesional dan sesuai dengan standar kompetensi yang berlaku.

“Menurut saya, pertama, PHM tentu melihat bahwa ini kegiatan yang sangat bagus. Harapannya, teman-teman atau kawan-kawan jurnalis yang mengikuti kegiatan uji kompetensi wartawan ini akan mempunyai kualitas dan kompetensi yang lebih meningkat lagi,” ujar Ahmad dalam wawancara doorstop di sela rangkaian kegiatan UKW/UKWR.

Selain peningkatan kompetensi wartawan, Ahmad juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah lokal, dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Ia menilai, sinergi antarpihak menjadi salah satu faktor penting agar program yang dijalankan perusahaan dapat memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Ahmad, PHM secara rutin membangun komunikasi dengan pemerintah setempat melalui forum komunikasi serta musyawarah perencanaan pembangunan. Forum tersebut menjadi ruang untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kontribusi yang dapat diberikan perusahaan melalui berbagai program pemberdayaan dan pembangunan.

“Dengan pemerintah setempat, tentu kami setiap tahun mengandalkan forum komunikasi dan ada musyawarah perencanaan pembangunan. Itu yang dijalankan antara perusahaan dengan pemerintah lokal,” katanya.

Ia menjelaskan, kebutuhan masyarakat dalam pembangunan dapat berubah setiap tahun. Karena itu, pelibatan pemerintah dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan program yang diberikan perusahaan tetap relevan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Ahmad menambahkan, kolaborasi yang dibangun antara pemerintah lokal, masyarakat, dan perusahaan diharapkan mampu menghasilkan program yang tepat sasaran. Menurutnya, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan sejak proses perencanaan akan membantu perusahaan menentukan bentuk kontribusi yang paling dibutuhkan masyarakat.

“Karena kebutuhan dari pembangunan masyarakat di setiap tahunnya itu berbeda-beda. Kami berharap apa yang diberikan sebagai kontribusi perusahaan kepada masyarakat bisa maksimal,” ucapnya.

Pelaksanaan UKW/UKWR sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan insan pers. Dengan meningkatnya kompetensi jurnalis, diharapkan informasi mengenai kegiatan perusahaan, pembangunan, serta kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....