Merawat Motor Tua agar Tetap Nyaman dan Andal di Jalan

  • 30 Agt 2026 15:53 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Motor tua memiliki karakter tersendiri yang membuat pemiliknya perlu memberikan perhatian lebih dalam perawatan sehari-hari.

Usia kendaraan membuat sejumlah komponen mengalami keausan secara alami. Karena itu, servis berkala menjadi langkah penting untuk menjaga performa sekaligus mencegah kerusakan yang lebih serius.

Pada bagian mesin, kondisi piston dan silinder perlu mendapat perhatian. Celah komponen yang semakin longgar dapat memengaruhi kompresi sehingga tenaga mesin menurun dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

“Pemilik motor tua perlu lebih peka terhadap perubahan suara, tenaga, dan respons mesin. Gejala kecil sebaiknya segera diperiksa agar tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar,” ujar teknisi sepeda motor merangkap security Udin Coy.

Penggunaan pelumas juga perlu disesuaikan dengan kondisi mesin. Pada mesin yang sudah mengalami keausan, teknisi dapat merekomendasikan tingkat kekentalan oli tertentu setelah melihat kondisi komponen secara langsung.

Selain mesin, sistem bahan bakar dan kelistrikan tidak boleh luput dari pemeriksaan. Karburator maupun injektor perlu dibersihkan agar endapan tidak mengganggu aliran bahan bakar menuju ruang pembakaran.

Kondisi tangki bahan bakar juga perlu diperhatikan, terutama pada motor yang telah berusia cukup lama. Karat di dalam tangki dapat terbawa menuju sistem bahan bakar dan mengganggu kinerja mesin.

Sistem kelistrikan juga perlu diperiksa secara berkala. Kondisi aki, kabel, serta tegangan pengisian perlu dipastikan tetap baik agar motor dapat digunakan dengan nyaman.

Pemanasan mesin sebelum berkendara juga sebaiknya dilakukan secukupnya. Mesin tidak perlu dibiarkan menyala terlalu lama karena beberapa menit sudah cukup untuk memastikan pelumas bersirkulasi sebelum kendaraan digunakan.

“Yang penting bukan memanaskan motor selama mungkin, tetapi memberi waktu agar mesin dan pelumas bekerja secara normal sebelum motor dibawa berjalan,” ucap Surya kawan Udin Coy, sembari menimpali.

Perhatian juga perlu diberikan pada kaki-kaki dan sistem penggerak. Suspensi, rem, ban, serta komponen penggerak harus diperiksa karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Pada motor dengan sistem transmisi CVT, bagian rumah CVT perlu dibersihkan secara berkala. Sementara motor yang menggunakan rantai membutuhkan pemeriksaan ketegangan serta pelumasan agar sistem penggerak tetap bekerja optimal.

Perawatan tidak berhenti pada bagian mesin dan komponen penggerak. Kondisi bodi juga perlu dijaga agar motor tetap terlihat baik meski telah digunakan selama bertahun-tahun.

Paparan panas matahari dan hujan dapat mempercepat perubahan warna serta membuat sejumlah bagian berbahan plastik menjadi kusam. Menyimpan motor di tempat teduh dapat membantu mengurangi dampak paparan cuaca.

Perawatan motor tua pada akhirnya membutuhkan konsistensi pemilik. Tidak semua masalah harus menunggu sampai motor mengalami kerusakan untuk kemudian diperbaiki.

Dengan pemeriksaan rutin dan perhatian terhadap kondisi setiap komponen, motor tua tetap dapat menjadi kendaraan yang nyaman dan andal. Perawatan yang dilakukan secara tepat juga membantu menjaga keselamatan sekaligus memperpanjang usia pakai kendaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....