Selawat Nabi Bawa Keutamaan Besar bagi Umat Muslim
- 28 Agt 2026 07:40 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Solo - Allah Swt. memerintahkan kaum mukmin untuk senantiasa berselawat dan mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad saw. Perintah tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbanyak selawat sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah saw.
Salah satu bacaan selawat yang sering dilantunkan umat Islam adalah Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi. Bacaan tersebut merupakan doa agar Allah Swt. melimpahkan rahmat, kemuliaan, dan pengagungan kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, serta para sahabat beliau.
Dikutip dari kanal YouTube Habib Muhammad Alhabsy, Rabu 26 Agustus 2026, Habib Muhammad Alhabsy menjelaskan keutamaan selawat tidak hanya berkaitan dengan penghormatan kepada Rasulullah saw., tetapi juga memberikan manfaat bagi orang yang mengamalkannya. Ia menyampaikan bahwa Rasulullah saw. pernah mendapat kabar gembira mengenai balasan bagi umat yang berselawat.
Menurutnya, siapa pun yang berselawat kepada Nabi Muhammad saw. satu kali akan mendapatkan balasan sepuluh kali selawat dari Allah Swt. Demikian pula salam yang disampaikan kepada Rasulullah saw. mendapat balasan sepuluh kali salam dari Allah Swt.
Kabar tersebut membuat Rasulullah saw. sangat gembira hingga beliau melakukan sujud syukur dalam waktu yang lama. Dalam sebuah riwayat disebutkan, sahabat Abdurrahman bin Auf ra. sempat mengira Rasulullah saw. telah wafat karena melihat beliau begitu lama bersujud. Setelah bangkit dari sujud, wajah Rasulullah saw. terlihat berseri-seri.
"Yang membuat peristiwa ini semakin mengharukan adalah bahwa kabar gembira tersebut bukanlah tambahan kemuliaan untuk Rasulullah saw. semata, melainkan hadiah bagi umat beliau. Rasulullah bersyukur bukan karena mendapatkan keuntungan untuk dirinya, tetapi karena umatnya memperoleh keutamaan yang luar biasa dari Allah Swt.," ujar Habib Muhammad Alhabsy.
Menurut Habib Muhammad Alhabsy, peristiwa tersebut menunjukkan besarnya kasih sayang Nabi Muhammad saw. kepada umatnya. Rasulullah saw. selalu mengutamakan kebaikan umat dan merasa bahagia ketika Allah Swt. memberikan rahmat serta karunia kepada mereka.
Ia menambahkan, kemuliaan Rasulullah saw. tidak bertambah atau berkurang karena banyak atau sedikitnya manusia yang berselawat. Nabi Muhammad saw. tetap memiliki kedudukan mulia sebagai Sayyidul Anbiya wal Mursalin, yakni pemimpin para nabi dan rasul.
"Memperbanyak selawat merupakan amalan yang ringan di lisan, tetapi besar manfaatnya. Banyak ulama dan orang saleh menjadikan selawat sebagai wirid utama dalam kehidupan mereka," kata Habib Muhammad Alhabsy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....