15 Pejabat Kukar Dilantik, Bupati Aulia Rahman Tekankan Penataan Berbasis Talenta
- 22 Agt 2026 17:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri melantik dan mengambil sumpah 15 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat, 21 Agustus 2026, terdiri atas sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, lima Pejabat Administrator, dan satu Pejabat Pengawas.
Aulia mengatakan, pelantikan tersebut menjadi bagian dari tahap kedua penataan organisasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Penataan dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta untuk memastikan jabatan strategis diisi aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.
"Ini merupakan bagian dari tahap kedua penataan organisasi berbasis manajemen talenta," kata Aulia Rahman Basri.
Menurut Aulia, proses penataan tersebut melanjutkan pengisian sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya telah dilakukan. Di antaranya posisi pada Dinas Kesehatan dan RSUD A.M. Parikesit.
Pada jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Syarifah Vanessa Filna dipercaya sebagai Kepala Bappeda. Sementara Rendra Abadi dilantik sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Kutai Kartanegara.
Ananias dipercaya memimpin Dinas Ketahanan Pangan, M. Aidil sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Muhammad Rifani dilantik sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan.
Selanjutnya, Dendy Irwan Fahrizah dipercaya sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Muhammad Reza dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta Syahliansyah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Pada jenjang administrator, Burhanuddin dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Ratna Yulianti Atma dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Pelantikan juga mencakup tiga kepala bidang di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Kartanegara. Pengisian jabatan tersebut diharapkan memperkuat efektivitas organisasi dan pelayanan pemerintahan.
Aulia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menjalankan tugas dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, jabatan bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
"Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk mendukung pelayanan dan pembangunan daerah," ujarnya.
Ia berharap penataan organisasi berbasis manajemen talenta dapat mendorong kinerja perangkat daerah semakin efektif. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan target pembangunan Kukar dapat tercapai.
Rangkaian pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Sekda, perwakilan Forkopimda, serta para kepala organisasi perangkat daerah kepada pejabat yang baru dilantik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....