Kebiasaan Kecil yang Berpotensi Menjadi Cikal Bakal Korupsi

  • 21 Agt 2026 08:28 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Perilaku koruptif berskala besar yang merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah tidak muncul secara mendadak. Ustaz Muhammad Nurcholis Alhadi menguraikan, kejahatan besar tersebut berakar dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang terbiasa diremehkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam ranah pendidikan, benih ketidakjujuran sering kali terlihat dari perilaku mahasiswa atau pelajar. Praktik menyontek hingga memalsukan kehadiran merupakan bentuk penyimpangan awal yang merusak mentalitas integritas generasi muda.

"Tolong jangan remehkan hal-hal kecil. Dari yang sifatnya titip absen dan memalsukan tanda tangan temannya. Mahasiswa mungkin bohong dalam mengerjakan tugas, seperti nyontek," ujarnya dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, dikutip Jumat, 21 Agustus 2026.

Memasuki dunia kerja, potensi penyimpangan berlanjut melalui tindakan-tindakan sepele yang kerap diwajarkan. Penggunaan aset kantor untuk keperluan pribadi serta penyalahgunaan waktu kerja menjadi indikasi lunturnya komitmen terhadap kejujuran.

Selain itu, sektor niat dagang juga tak luput dari ancaman kecurangan skala kecil seperti pengurangan timbangan demi meraup keuntungan sepihak. Perilaku melanggar aturan dalam durasi kerja juga kerap menggerogoti profesionalisme para pekerja.

"Koruptor besar dulu itu kalau bisa diperhatikan, maka ia adalah orang yang memulai dari kebiasaan bohong yang kecil. Tidak ujuk-ujuk jadi yang besar itu, tidak tiba-tiba dia melakukan yang seberani itu kecuali ia sudah mulai memupuk hatinya dengan noktah-noktah hitam kebiasaan kebohongan-kebohongan kecil," katanya.

Rentetan kebohongan kecil yang dilakukan secara berulang akan membentuk kompromi moral di dalam diri seseorang. Ketika kesempatan yang lebih besar datang di masa depan, mentalitas curang yang telah terbiasa tersebut akan mendorong terjadinya tindak pidana korupsi yang jauh lebih destruktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....