Bikin Rindu! Deretan Lomba 17an Tempo Dulu yang Paling Dirindukan
- 16 Agt 2026 10:18 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Bulan Agustus selalu membangkitkan ingatan tentang kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan di masa kecil bagi generasi 2000-an. Saat teknologi belum mendominasi, lomba 17 Agustus menjadi puncak kebahagiaan yang sangat dinantikan oleh anak-anak di kampung.
Lomba makan kerupuk, yang mengharuskan peserta menghabiskan kerupuk gantung dengan tangan di belakang punggung, menjadi salah satu kegiatan paling ikonik. Tantangan utama lomba ini bukan hanya rasa lapar, melainkan keisengan panitia yang gemar menggerakkan tali rafia agar kerupuk sulit digigit.
Selain itu, terdapat lomba memasukkan paku ke dalam botol yang menguji fokus serta kelincahan pinggul peserta. Setiap peserta harus mengikatkan tali rafia ke pinggang dengan paku yang menjuntai di belakang, lalu berusaha memasukkannya ke lubang botol kaca yang sempit.
Anak-anak generasi 2000-an juga akrab dengan lomba balap karung, yang sering kali dilakukan di atas lapangan rumput atau tanah tanpa perlindungan helm. Meski kulit gatal atau lutut lecet karena gesekan karung goni kasar, semangat kompetisi dan kebanggaan sebagai warga RT membuat rasa sakit tersebut tidak berarti.
Lomba membawa kelereng dengan sendok yang digigit di mulut pun menuntut konsentrasi tinggi agar kelereng tidak jatuh sebelum mencapai garis finis. Banyak peserta yang secara diam-diam menahan kelereng tersebut dengan bibir saat panitia lengah, sebuah trik kecil yang menambah keseruan perlombaan.
Kegiatan puncak yang paling ditunggu adalah lomba mengambil koin pada buah semangka atau pepaya yang telah dilumuri jelaga hitam legam. Wajah para peserta yang berubah menjadi hitam setelah berjuang mencabut koin dengan gigi selalu berhasil memancing tawa lepas penonton di lapangan.
Meski hadiah yang diberikan hanya berupa buku tulis, pensil kayu, atau alat tulis sederhana, kebahagiaan yang dirasakan anak-anak di masa itu sangatlah tulus. Hingga kini, suara lagu perjuangan dari pelantang suara masjid di bulan Agustus selalu berhasil membawa kenangan indah tentang masa kecil yang sederhana namun penuh kesan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....