Tumpukan Sampah Ganggu Muara Teras, DLH Bertindak

  • 14 Agt 2026 17:52 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Samarinda segera menangani tumpukan sampah dan batang kayu di muara sungai dekat Teras Samarinda Tahap II. Penanganan dilakukan melalui kerja bakti massal yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah.

Pelaksana Tugas Kepala DLH Kota Samarinda Suwarso mengatakan, kerja bakti menjadi langkah awal membersihkan material yang menumpuk di kawasan tersebut. Kegiatan akan melibatkan DLH, BPBD, Dinas PUPR, hingga Pemadam Kebakaran.

"Kita akan melakukan kerja bakti massal dengan melibatkan beberapa OPD untuk membersihkan kawasan tersebut," kata Suwarso. Kamis, 13 Agustus 2026.

Menurut Suwarso, penanganan tidak hanya berfokus pada sampah yang sudah menumpuk. DLH juga menyiapkan langkah pencegahan agar kayu dan rumput tidak kembali masuk ke area muara.

Salah satu upaya yang direncanakan adalah memasang besi pembatas atau wiremesh di sekitar lokasi. Langkah tersebut diharapkan dapat menahan material yang terbawa arus sebelum masuk dan menumpuk di kawasan muara.

Namun, Suwarso menyebut sebagian tumpukan sampah dan kayu telah cukup padat hingga menyerupai daratan kecil. Kondisi itu membutuhkan penanganan jangka panjang dengan perencanaan teknis dan anggaran yang lebih matang.

"Kita juga akan memasang pembatas untuk mengantisipasi kayu dan rumput masuk lagi, tetapi tumpukan yang sudah menjadi daratan perlu penanganan khusus," ujarnya.

DLH Samarinda juga berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV karena kawasan tersebut berada dalam kewenangan BWS. Komunikasi awal telah dilakukan untuk membahas teknis penanganan dan skema pembiayaannya.

Suwarso mengatakan, salah satu opsi yang akan dikaji adalah penggunaan ponton untuk mengangkut tumpukan sampah dan kayu. Cara tersebut dinilai lebih efektif agar material tidak sekadar digeser ke tengah sungai dan kembali terbawa arus pasang.

"Kita perlu melihat teknisnya bersama BWS, termasuk kemungkinan menggunakan ponton supaya sampah benar-benar diangkut," katanya.

DLH berharap penanganan segera dilakukan agar kawasan muara kembali bersih dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan. Koordinasi lintas instansi menjadi kunci untuk memastikan pembersihan berlangsung efektif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....