Tiga Adab Penting dalam Memuliakan Al-Qur’an Setiap Hari

  • 13 Agt 2026 17:55 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta – Adab menjadi bagian penting dalam menuntut ilmu, termasuk bagaimana seorang muslim menghormati Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk kehidupan. Adab tidak hanya tercermin melalui sopan santun, tetapi juga dari sikap seseorang dalam membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an.

Habib Fahmi bin Hamid Assegaf mengingatkan umat Islam agar mengevaluasi kedekatan mereka dengan Al-Qur’an. Menurutnya, kondisi ketika seseorang lebih betah mendengarkan musik selama berjam-jam dibandingkan membaca Al-Qur’an meski hanya beberapa menit perlu menjadi bahan introspeksi.

Dikutip dari kanal YouTube Nabawi TV, Kamis 13 Agustus 2026, Habib Fahmi mengatakan hati yang bersih seharusnya memiliki kerinduan terhadap bacaan Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an, menurutnya, bukan sekadar aktivitas tambahan, melainkan kebutuhan spiritual yang semestinya dijaga setiap hari.

“Tanpa bacaan Al-Qur’an, bagaimana kita dapat menjalani hidup sesuai dengan kehendak Allah? Panduan hidup itu ada pada Al-Qur’an, tetapi jika hanya dibaca tanpa dipahami dan diamalkan, maka kita seperti mengabaikannya,” ujar Habib Fahmi bin Hamid Assegaf.

Ia menjelaskan, tanggung jawab seorang muslim terhadap Al-Qur’an setidaknya mencakup tiga hal, yaitu membacanya, merenungkan atau mentadaburinya, serta mengamalkan kandungannya. Membaca tanpa berusaha memahami dan menerapkan pesan Al-Qur’an dinilai belum mencerminkan hubungan yang utuh dengan kitab suci.

Habib Fahmi juga mengingatkan agar umat Islam tidak mudah menilai kebenaran hanya berdasarkan suara yang merdu, kemampuan berbicara, maupun penampilan seseorang. Menurutnya, ukuran utama di hadapan Allah adalah ketakwaan dan kesesuaian antara perkataan dengan amal.

Ia mengingatkan umat Islam agar tidak terjebak dalam fanatisme buta terhadap tokoh yang dikagumi. Keindahan penampilan tetap diperbolehkan dalam Islam selama dilakukan secara wajar. Menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan berpakaian merupakan bagian dari adab seorang muslim dan bentuk mensyukuri nikmat Allah.

“Islam adalah agama yang wangi, bersih, indah, dan baik. Jadi, mari kita kembali mengenal dan memuliakan Al-Qur’an dengan adab yang tepat: membacanya, merenungkannya, dan mengamalkannya,” kata Habib Fahmi.

Ia berharap umat Islam dapat memperbaiki hubungan dengan Al-Qur’an melalui kebiasaan membaca, memahami, dan mengamalkan kandungannya. Dengan demikian, Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi pedoman yang menerangi kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....