Unmul Buka Suara Soal Ricuh PKKMB, Ungkap Awal Mula Aksi Mahasiswa

  • 04 Agt 2026 15:25 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Universitas Mulawarman (Unmul) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dinamika yang terjadi saat kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Rektorat menegaskan tetap membuka ruang penyampaian aspirasi mahasiswa melalui mekanisme resmi yang berlaku di lingkungan universitas. Selasa, 3 Agustus 2026.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman, Prof. Moh. Bahzar, mengatakan perubahan konsep PKKMB berawal dari hasil studi banding ke sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Brawijaya, dan Universitas Airlangga. Menurutnya, konsep penyambutan mahasiswa baru diadopsi dari UNESA yang dinilai berhasil menyelenggarakan kegiatan seremonial bagi sekitar 21 ribu mahasiswa baru, kemudian disesuaikan dengan kondisi di Unmul melalui prosesi penyerahan mahasiswa kepada masing-masing fakultas.

Bahzar menjelaskan, kegiatan semula dirancang berlangsung di dalam gedung. Namun keterbatasan kapasitas membuat hanya sekitar 20 hingga 25 persen mahasiswa baru yang dapat mengikuti rangkaian acara. Atas usulan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan pihak fakultas, kata dia, pelaksanaan akhirnya dipindahkan ke lapangan agar seluruh mahasiswa baru dapat hadir.

"Mahasiswa juga mengusulkan adanya panggung, videotron, hingga expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Semua usulan itu kami fasilitasi, termasuk penambahan videotron," ujar Bahzar kepada RRI, Selasa 4 Agustus 2026.

Ia mengungkapkan, menjelang pelaksanaan kegiatan muncul dinamika setelah beredarnya unggahan di media sosial yang memperlihatkan Ketua BEM Universitas Mulawarman bertemu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo. Menurut Bahzar, unggahan tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memicu situasi di lapangan, meski pihak universitas tidak mengaitkannya dengan kepentingan politik.

"Saya tidak bisa menyimpulkan bahwa dinamika itu ditunggangi kepentingan politik. Pertemuan Ketua BEM dengan Pak Joko Widodo merupakan hak pribadi yang bersangkutan. Kami tidak bisa menuduh ada pihak tertentu di balik peristiwa tersebut," katanya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mulawarman, Prof. Moh. Bahzar, (Foto: RRI/ Unmul).

Bahzar mengatakan, saat Rektor Unmul Prof. Abdunnur maupun dirinya memberikan sambutan, situasi masih berlangsung kondusif. Riak baru muncul ketika sejumlah mahasiswa dari beberapa fakultas maju ke depan panggung dan menyampaikan aksi. Ia mengaku sempat berupaya meredam situasi dengan berbicara langsung melalui mikrofon, bahkan menyampaikan pantun agar suasana kembali kondusif.

Rektorat, lanjut Bahzar, masih melakukan evaluasi bersama para dekan terkait mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut. Berdasarkan pemantauan sementara, dinamika lebih banyak berasal dari sejumlah BEM fakultas, sementara BEM Universitas secara umum tetap menjalankan perannya dengan baik.

"Dekan memiliki tanggung jawab melakukan pembinaan terhadap mahasiswa di masing-masing fakultas. Karena itu, evaluasi dilakukan bersama agar pembinaan ke depan berjalan lebih baik," katanya.

Ia juga menyayangkan adanya aksi pelemparan selebaran ke arah pimpinan universitas. Menurut Bahzar, cara penyampaian aspirasi tersebut tidak mencerminkan etika akademik yang seharusnya dijunjung tinggi oleh sivitas akademika.

Bahzar menegaskan rektorat tidak pernah menutup ruang kritik. Mahasiswa, ucapnya, dipersilakan menyampaikan aspirasi melalui surat maupun mekanisme kelembagaan yang tersedia sehingga setiap masukan dapat diproses sesuai ketentuan universitas.

Menutup keterangannya, Bahzar berpesan agar mahasiswa baru tidak mudah terpengaruh dinamika organisasi kemahasiswaan dan tetap memprioritaskan proses belajar. Ia menilai organisasi kemahasiswaan merupakan wadah pembentukan karakter, namun harus menjadi teladan melalui integritas, prestasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai humanisme dan etika akademik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....