Bupati Berharap Seluruh Lapisan Masyarakat Ikut Berperan Bangun Ketahanan Digit
- 04 Agt 2026 10:01 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Tenggarong - Polda Kalimantan Timur meluncurkan Cyber Resilient Community (CRC) melalui pendekatan Pemolisian Masyarakat yang Kolaboratif guna memitigasi kejahatan finansial siber. Peluncuran program berlangsung di Pendopo Bupati Odah Etam Tenggarong pada Senin, 3 Agustus 2026.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kaltim Kombes Pol Arman, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H. Sunggono dan Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar. Peresmian ditandai dengan penekanan layar videotron sebagai simbol dimulainya implementasi program CRC di Kalimantan Timur.
Peluncuran tersebut disaksikan oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur pemerintah daerah, serta peserta yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring. Hadir pula para personel dan anggota yang membidangi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan itu, Sekda Kukar Sunggono membacakan sambutan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Kalimantan Timur, khususnya Direktorat Binmas, atas lahirnya inovasi yang dinilai strategis dalam menghadapi ancaman kejahatan siber.
Menurut Bupati, Cyber Resilient Community bukan sekadar proyek perubahan, melainkan sebuah gagasan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya risiko kejahatan di ruang digital. Program ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai bentuk penipuan dan kejahatan finansial berbasis siber.
"Ini adalah sebuah ikhtiar bersama untuk membangun masyarakat yang bukan hanya melek digital, tetapi juga memiliki ketahanan digital," ujar Sekda Kukar.
Melalui pendekatan pemolisian masyarakat yang kolaboratif, CRC diharapkan menjadi wadah sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat kewaspadaan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan kejahatan siber.
Polda Kalimantan Timur berharap peluncuran Cyber Resilient Community dapat menjadi langkah awal membangun ekosistem digital yang lebih aman, tangguh, dan adaptif. Dengan kolaborasi lintas sektor, upaya mitigasi kejahatan finansial siber diharapkan semakin efektif sehingga masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....