Pemkot Samarinda Pastikan Ketersediaan Pangan jelang Gerakan Pangan Murah
- 28 Jul 2026 04:14 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional pada awal Agustus 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni meningkatkan pemantauan harga dan ketersediaan komoditas pangan strategis di wilayah Kota Samarinda.
Hal tersebut disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, saat memimpin rapat koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai III Balai Kota Samarinda, Senin 27 Juli 2026.
Dalam arahannya, Marnabas meminta seluruh anggota TPID untuk memperkuat pemantauan terhadap harga dan pasokan sejumlah komoditas utama, yakni beras, minyak goreng, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.
"Saya meminta seluruh anggota TPID Kota Samarinda untuk terus memperkuat pemantauan harga dan ketersediaan komoditas strategis, khususnya beras, minyak goreng, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. Langkah ini penting untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga tetap terkendali menjelang pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional," kata Marnabas Patiroy.
Rapat koordinasi tersebut juga menjadi forum penyelarasan langkah pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai isu strategis. Pembahasan meliputi pengendalian inflasi daerah, penguatan distribusi bahan pangan dan bahan bakar minyak (BBM), hingga kesiapan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional yang akan dilaksanakan oleh Perum Bulog RI.
Menurut Marnabas, sinergi antaranggota TPID menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
"Koordinasi yang kuat antarinstansi harus terus dijaga agar setiap potensi gejolak harga dapat diantisipasi sejak dini. Dengan demikian, stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Samarinda dapat terus terpelihara," ujarnya.
Pemkot Samarinda berharap berbagai langkah pengendalian yang dilakukan bersama TPID mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional sebagai salah satu upaya menekan laju inflasi di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....